Saat sudah mulai belajar berjalan, banyak orangtua yang langsung menyadari jika bayinya sangat aktif ketimbang anak lainnya. Karena hal ini, tidak jarang banyak yang menilai jika bayi aktif bergerak merupakan salah satu gejala anak hiperaktif.

Padahal aktif bergerak dan hiperaktif merupakan dua hal yang sangat berbeda. Bayi yang aktif bergerak merupakan tanda dia punya energi melimpah sehingga butuh disalurkan dengan cara terus bergerak. Sementara hiperaktif merupakan gangguan yang disebabkan disfungsi neurologis.

Nah agar Moms tidak salah dalam melabeli, berikut beberapa perbedaan antara bayi yang aktif, dengan bayi dengan gejala awal hiperaktif.

1. Anak Aktif Dapat Fokus

Menurut National Institutes of Health (NIH), meski belum dapat divonis secara medis, namun pada dasarnya gejala hiperaktif sudah bisa terlihat sejak bayi, salah satu gejala yang mungkin terjadi adalah, bayi tidak dapat fokus, meski untuk hal-hal yang disukainya.

Misalnya, Si Kecil tidak dapat duduk tenang, meski hanya untuk sekedar makan, mendengarkan dongeng dan lainnya. Sementara untuk bayi aktif, umumnya masih dapat duduk tenang, meski hanya beberapa saat. Setelah itu dia akan kembali bergerak untuk mengatasi kebosanannya.

2. Bayi Masih Bisa Fokus Makan

Si Kecil mungkin sulit diajak duduk tertib di meja makan, tapi bukan berarti dia hiperaktif. Seperti dijelaskan di atas, bayi aktif bergerak cenderung mudah bosan sehingga harus ada kegiatan untuk menemaninya selama makan, seperti menonton TV, atau memainkan mainannya.

Namun untuk bayi dengan gejala hiperaktif, mereka akan cenderung meninggalkan makanannya untuk melakukan aktivitas yang diinginkannya. Moms akan sulit untuk membuatnya maka, meski sudah dikejar-kejar atau diajak makan sambil bermain di luar.

3. Bayi Aktif Tidak Mudah Menangis

Anak aktif umumnya masih bisa mengontrol perasaannya dengan baik, sehingga dia tidak mudah menangis, marah, atau tantrum. Mereka umumnya akan menangis ketika sudah sangat merasa sedih dan kesal, itu pun hanya sesaat karena perhatiannya kembali teralihkan.

Sementara untuk gejala hiperaktif, Si Kecil umumnya mudah menangis dan sangat mudah tantrum, marah dan lainnya. Mereka juga sangat mudah terusik dan mengeluh. Hal ini disebabkan karena salah satu gejala hiperaktif yang paling umum adalah, anak menjadi hipersensitif.

4. Sama-sama Mudah Bosan

Bayi dengan gejala hiperaktif dan bayi yang aktif bergerak memang tergolong sangat mudah bosan. Namun level kebosanan keduanya jauh berbeda. Mereka yang dengan gejala hiperaktif cenderung mudah bosan untuk segala hal, termasuk mainan.

Sementara untuk bayi yang aktif, mereka memang mudah bosan. Namun setelah itu akan kembali kepada mainan tersebut. Selain itu, untuk beberapa jenis mainan, bayi yang cenderung aktif terkadang mereka akan memainkannya dalam waktu yang sangat lama.

5. Hiperaktif Cenderung Tidak Sabaran

Yang namanya anak-anak, sangat wajar jika mereka belum mampu mengontrol secara penuh perasaannya. Mereka cenderung tidak sabaran, dan mudah bosan. Namun dalam kondisi gejala bayi hiperaktif dan bayi aktif bergerak, keduanya menunjukkan kondisi yang berbeda. Hal ini dijelaskan secara rinci di situs KAO Life Academy.

Bagi bayi dengan gejala hiperaktif, mereka akan cenderung tidak sabaran, tidak mau mengalah dan tidak mau bergantian atau berbagi. Kondisi ini berbeda dengan bayi aktif yang masih bisa berbagi, dan masih bisa menunggu giliran, meski harus ada kegiatan lain yang dilakukannya.

Jika Moms melihat tanda-tanda tersebut pada Si Kecil, akan lebih baik jika membawanya langsung ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan. Dengan penanganan yang cepat dan tepat, gejala hiperaktif bisa diredam sejak dini, dan diarahkan secara positif.

Untuk mengimbangi aktivitas mereka, selalu siapkan Merries Skin Protection, Popok bayi yang sangat elastis, dengan daya serap kuat dan daya tampung yang lebih besar, sehingga memungkinkan Si Kecil lebih asyik bermain tanpa khawatir bocor.

Selain itu, Permukaan popok Merries Skin Protection sangat lembut, bersirkulasi udara baik, tidak menyebabkan lecet, sehingga kulit Si Kecil dapat bernafas secara optimal dan menurunkan risiko ruam, iritasi kulit, gatal dan gerah.

Popok Merries sudah tersedia dalam berbagai ukuran sesuai berat badan bayi. Untuk mengetahuinya, Moms bisa langsung cek di website resmi Merries.

Referensi:
Understood. Diakses pada 2022. Understanding Your Child’s Hyperactivity. Providence Oregon. Diakses pada 2022. Ask an expert: Active or ADHD – what’s the difference? DOI. Critical Reviews In Food Science And Nutrition. Diakses pada 2022. Hyperactivity: Is candy causal?