Banyak mahasiswa lebih takut berbicara di depan umum daripada jatuh ke dalam lubang ular, diserang oleh buaya atau berenang bersama hiu. Saya memiliki seorang siswa yang frustasi mampir ke kantor saya suatu pagi. Dia mengambil jurusan teknik dan telah mengejar gelarnya selama lebih dari 6 tahun. 

Dia berbagi cerita tentang mencoba mengambil kursus berbicara di depan umum beberapa kali dan menjadi kewalahan dengan rasa takut memberikan pidato di depan hadirin siswa. Dia memutuskan bahwa kursus yang saya ajarkan adalah kesempatan terakhirnya.

Setelah mengalami beberapa kali kegagalan, dia memutuskan untuk melepaskan karir tekniknya jika dia tidak lulus kelas pidato saya. Saya mengatakan kepadanya bahwa kesuksesan dalam kursus saya itu mungkin. Saya juga memberitahu dia bahwa Anda tidak bisa menghilangkan kecemasan yang muncul saat berpidato.

Ada banyak cara untuk mengelola rasa takut saat menyampaikan pidato. Inilah daftar 10 saran terbaik :

  1. Coba pose kekuatan. Sebelum presentasi Anda, temukan lokasi pribadi dan berdirilah dengan postur yang kuat. Misalnya, pikirkan pose yang digunakan oleh Wonder Woman atau Superman. Peneliti power posing menunjukkan bahwa berdiri selama beberapa menit dengan postur yang kuat akan membuat Anda lebih percaya diri saat berbicara.
  2. Luangkan beberapa menit untuk menemukan ruangan tempat Anda berbicara, periksa pencahayaan dan teknologinya. Ketakutan akan hal-hal yang tidak diketahui meningkatkan kecemasan. Saya ingat menghadiri sebuah konvensi di sebuah hotel besar di Detroit. Di malam hari saya mengunjungi ruangan tempat saya melakukan presentasi keesokan harinya. Saya juga melihat presenter lain memeriksa ruang presentasi mereka. Saya merasa lebih nyaman keesokan harinya karena saya terbiasa dengan lingkungan ruangan dan teknologi.
  3. Berolahragalah. Penelitian medis menunjukkan pentingnya olahraga setiap hari dalam mengurangi kecemasan. Pada hari presentasi Anda, lakukan jalan cepat atau lakukan beberapa latihan untuk membantu Anda rileks. Tapi jangan berlebihan. Anda tentu tidak ingin terlihat seperti Anda baru saja menyelesaikan maraton.
  4. Hindari kafein. Minuman energi, kopi, dan terlalu banyak coklat hitam bagi beberapa pembicara akan meningkatkan kecemasan mereka. Gerakan gugup, suara, dan masalah dengan garis besar Anda bisa jadi akibat dari terlalu banyak kafein dalam makanan Anda.
  5. Tarik napas dalam-dalam. Menarik napas dalam akan menurunkan denyut nadi Anda. Beristirahat sejenak sebelum presentasi akan membantu Anda untuk rileks.
  6. Tetap bernafas. Spesialis darurat mengatakan bahwa banyak korban trauma menghentikan kebiasaan bernafas mereka yang biasa. Mereka sering menginstruksikan korban untuk fokus pada pernapasan mereka dan kembali ke pola pernapasan biasa. Jika pidato Anda merupakan pengalaman traumatis bagi Anda, penting untuk memikirkan pola pernapasan Anda.
  7. Berhenti sebentar. Pembicara profesional menggunakan teknik ini. Tidak apa-apa untuk berhenti sejenak selama satu atau dua menit sebelum memulai pidato Anda. Ini cara yang bagus untuk memfokuskan pikiran Anda pada garis besar pidato dan menjauhi perasaan cemas Anda.
  8. Gunakan afirmasi positif. Pikiran kita bekerja seperti panggung. Anda tidak dapat menahan pikiran positif dan negatif di panggung pikiran Anda pada saat yang bersamaan. Pikiran negatif akan mendorong yang positif keluar dari panggung. Pikirkan pikiran positif. Bayangkan audiens Anda memberi Anda tepuk tangan meriah di akhir presentasi Anda.
  9. Lihat gambar pengasuhan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa melihat gambar yang mengasuh, penuh perhatian, dan positif akan meningkatkan kepercayaan diri Anda dan mengurangi kecemasan. Cari foto anggota keluarga atau teman, atau anjing atau kucing peliharaan Anda. Fokuskan beberapa menit pada gambar dan saksikan kecemasan bicara Anda menghilang.
  10. Praktek, Praktek, Praktek dan kemudian praktek lagi. Berlatih adalah cara terbaik untuk mengelola kecemasan Anda. Pembicara profesional berlatih pidato mereka 10-12 kali.

Kecemasan berbicara di depan umum adalah cara hidup bagi banyak presenter. Belajar untuk menyalurkan kecemasan menjadi energi dalam presentasi Anda. Lain kali Anda merasakan kecemasan berbicara, pikirkan tentang banyak cara yang dapat Anda gunakan untuk mengelola kecemasan itu dan menyajikan pidato yang hebat.