Tips Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak

Tips meningkatkan rasa percaya diri anak

Kepercayaan diri adalah salah satu potensi prestasi anak yang harus kita asah dengan baik. Jika anak memiliki kepercayaan diri yang baik dia akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat, berani,  lebih mudah menentukan sebuah keputusan, dan bisa menjaga diri dari bullying. Tahu kan betapa Indonesia sudah sangat darurat bullying saat ini?

Saat seorang anak memiliki percaya diri yang kurang, dia akan kesulitan membuka diri dengan teman baru, cenderung minder, pemalu dan sulit masuk ke dalam pergaulan dan lingkungan masyarakat. Hal ini jelas akan sangat mempengaruhi perkembangan psikologisnya, kesempatan anak mencoba banyak hal baru dan belajar dari lingkungan juga tidak maksimal, akibatnya, potensi cerdas dan kreatif anak juga akan terhambat.

Lalu apa sih yang sebaiknya kita lakukan untuk membantu meningkatkan rasa percaya diri anak?

Tunjukkan betapa berharganya dia.

Selalu katakan pada anak bahwa dia adalah anugerah Tuhan yang paling berharga bagi kita. Beri banyak pelukan  dan kecupan seiap harinya, anak yang terbiasa mendapat banyak sentuhan dan curahan kasih sayang akan merasa dihargai dan tumbuh menjadi pribadi yang penuh empati sekaligus peracaya diri.

View this post on Instagram

Someday you’ll outgrow my lap, but never my heart. . Dikasih mawar pink plus ucapan selamat hari ibu dari anak mungkin sudah biasa buat sebagian ibu2, tapi nggak semua dikasihnya tepat di depan Istana Kepresidenan sambil dicium semesra ini, and I'm one of the lucky moms to ever feel it, thank u boys 😊 . Makasih juga @omahparenting mailaafff yg sudah memfasilitasi semuanya, kalian warbiyasaaak 😍😍 . . Selamat Hari Ibu untuk ibu, bunda, mama, mami, mommy, emak di seluruh Indonesia. Selamat bertumbuh bersama anak2 kita, bahagia terus yaa 😘 . . 📸 @ardibars . . #gedungagung #presidentialpalace #omahparenting #explorjogja #kidswhoexplore #littlewanderer #welltraveledkids #showthemtheworld #loveyourtimetogether #littleadventurer #familytraveller #selamathariibu #hariibu2018

A post shared by Yoanna Fayza (@yoannafayza) on

Bantu anak menemukan potensi diri dan kelebihan yang dimilikinya.

Selain memberi motivasi, dukung anak dengan memberinya banyak stimulasi. Kenalkan juga dengan berbagai aktivitas baru hingga dia menemukan yang paling disukainya dan bisa menjadi yang terbaik dibidang itu.

Ketika anak menyadari kelebihannya,dia akan melihat dirinya dengan lebih positif, ada sesuatu yang bisa dibanggakan pada dirinya. dengan begitu ia akan tumbuh lebih percaya diri, memiliki keberanian dan mengalahkan rasa malunya.

View this post on Instagram

Dad and son bonding time. Kakak lagi tertarik main-main dengan kamera, jadi setiap weekend, tugas ayah menemani dan mengajari kakak mengoperasikan kameranya, kalau Bundanya yg nemenin, akhirnya bukan ngajari tapi malah minta difotoin terus 😆 . Membantu anak menemukan hobi dan kegemarannya ternyata bisa mengasah potensi kepercayaan diri anak lho moms.. Ketika anak menyadari kelebihannya, dia akan melihat dirinya dengan lebih positif, ada sesuatu yang bisa dibanggakan pada dirinya, hingga ia tumbuh lebih berani dan percaya diri. . Saat anak memiliki kepercayaan diri yang baik dia akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat, berani, lebih mudah menentukan sebuah keputusan, dan bisa menjaga diri dari bullying. Tahu kan betapa Indonesia sudah sangat darurat bullying saat ini? . Yuk, Kenalkan anak dengan banyak hal baru dan dampingi dia bereksplorasi supaya dia menemukan kelebihan yang dimilikinya. Dukung anak menjadi #GenerasiMaju yang cerdas, kreatif, dan percaya diri. Jangan lupa berikan juga nutrisi lengkap terbaik seperti yg terkandung dalam segelas #SGMEksplor 😊 . #MombassadorSGMEksplor

A post shared by Yoanna Fayza (@yoannafayza) on

Jangan memarahi anak saat anak tidak berani melakukan sesuatu.

Anak belum berani tampil di panggung pertunjukan sekolah? Jangan dimarahi ya moms.. Apalagi menunjukkan kalau kita sangat kecewa padanya. Memarahi anak saat dia belum berani melakukan sesuatu justru akan membuat anak makin kehilangan percaya dirinya.

Sering ajak anak keluar rumah.

Tapi bukan cuma ke rumah tetangga atau lapangan kompleks, itu sih anak sudah hapal. Ajak mereka bertualang, travelling ke tempat baru. Biarkan anak melihat berbagai karakter orang dari setiap perjalanannya. Dan karena tujuan kita adalah mengasah karakter anak, jadikan perjalanan itu sebagai prosesnya, nikmati setiap momen. Banyak orang tua mengajak anak travelling tapi hanya mementingkan tujuannya, nanti mau berkunjung ke sana, ke sini, dan harus sudah di hotel jam sekian.

Please, once in a lifetime, forget the intinerary. Datang lebih awal ke bandara atau stasiun supaya anak punya banyak waktu mengeksplorasi. Kalau saat berangkat sudah ambil penerbangan pagi, maka pulangnya ambil penerbangan malam, supaya anak bisa membedakan suasana langit di pagi dan malam hari.

Anak yang punya banyak pengalaman akan berpikiran luas, memandang sesuatu dengan lebih positif, termasuk memandang ke dalam dirinya sendiri.

Percaya kalau anak kita mampu.

Seringkali saat anak akan tampil atau ikut lomba, kita ibu yang cemas, duuh bisa ngga yaa, nanti nangis nggak yaa.. Ditambah lagi kita jadi pesan ini itu ke anak yang bikin dia pusing “nanti jangan luap gerakannya yaa.. senyum pokoknya senyum.. jangan tegang..” Huahahaaah hayoo ngaku siapa yang suka begitu?

Semua kecemasan kita bisa dirasakan oleh anak loh moms. So, calm down, tarik napas dan kasih senyum manis ke anak, tatap matanya sambil bilang, “Bunda tau kamu pasti bisa, kan selama ini sudah latihan, jadi sekarang kita berdoa yaa.. nanti Bunda bantuin berdoa terus selama kamu lomba.”

Bisa juga bilang, “Bunda di depan fotoin, jadi kasih gerakan yang bagus dan senyum paling manis yaa.. biar fotonya bagus buat dipasang di IG” Nah, kalo ini sih saya banget, ngga peduli hasil performnya, yang penting foto di IG paripuna, wkwkwkk.

Semua kata-kata positif kita bisa membuat anak tenang dan meningkatkan percaya dirinya. Dan saat kita sudah percaya akan kemampuan anak, kita juga akan mempercayai dia mengambil keuputusan-keputusan lain, anak akan terdorong untuk berani melakukan sesuatu berdasarkan pemikiran serta pertimbangannya sendiri.

View this post on Instagram

Tadi malam gak bisa gak baper melihat si anak kecil berani tampil tanpa persiapan sebelumnya. Acara yang berubah, jadwal tampil yang melewati jam tidur, usianya yang terpaut jauh dengan kakak2 satu tim, semua bikin saya pingin tarik Raya mundur, biar Arka saja yang lanjut bertugas. Tapi melihat senyum semangatnya, usahanya memahami briefing demi briefing di tengah keriuhan gladi resik, dan dia bahkan meyakinkan saya dengan bilang "aku bisa kok bunda, nanti aku cari meja nomer dua!" Bismillah ya dek.. Dan saat tampil, meski saya tahu dia bingung menghadapi audiens dewasa begitu banyak, dia bisa tetap tenang bertugas tanpa mencari saya yang berada diluar jangkauan matanya. Selamat sayang, cerita tadi malam jadi satu loncatan lagi buatmu bertambah besar. Terima kasih banyak @omahparenting yang sering ajak Arka dan Raya tampil di banyak acara keren. Peluk kencang Bunda @candybelani yang sudah kasih kesempatan dan percaya kalau Raya bisa 🙏😘 Alhamdulillah.. Ps: Menemani Raya tumbuh memang sering menguras emosi saya dan suami, memaksa kami berkali-kali mewek, terharu, bungah, nano-nano lah pokoknya. All the best for him. Tanpa membedakan kasih sayang kami pada kakaknya, tapi Raya memang berbeda. Hampir semua teman dekat kami yang ingat sejarah bayi kecil Raya akan bisa memahami sikap kami. Untuk yang belum bisa mengerti, suatu saat saya ceritakan kalau kita punya cukup waktu yaa.. Terima kasih juga untuk yang kemarin mendoakan Raya di ulang tahunnya, mungkin saya terlewat membalas, semoga doa-doa baik yang terucap untuk anak kami juga berbalik pada kalian beribu kali lipat 🙏😊

A post shared by Yoanna Fayza (@yoannafayza) on

Ngga susah kan membantu anak meningkatkan kepercayaan dirinya? Yuk moms, selalu dukung anak mengembangkan potensi prestasi cerdas kreatif, tubuh tinggi kuat, percaya diri, supel, dan mandiri agar menjadi #GenerasiMaju yang terbaik.

Jangan lupa perhatikan juga asupan nutrisinya, pastikan si kecil mendapat gizi terbaik, terutama DHAnya. Pilih sumber nutrisi terbaik sperti yang terkandung dalam segelas #SGMEksplor atau sekotak #SGMAktif 🙂

#MombassadorSGMEksplor

 

(Visited 27 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *