Sehari di Jantung Kota Jogja, Bisa kemana Saja?

O km jogja

Liburan akhir tahun di depan mata, sudah punya rencana akan menghabiskannya dimana? Kalau saya malah nggak membuat rencana apa-apa karena suami nggak dapat jatah cuti.  Lagi pula seperti yang sudah-sudah, semua kota tujuan wisata akan penuh sesak  dan macet di liburan akhir tahun. Karenanya saya dan suami berencana akan liburan di 2019 saja. Setelah kami cek jadwal libur 2019 ada lah beberapa hari yang bisa kami pakai untuk piknik tipis-tipis sehari atau dua hari gitu.

Kemarin saya sempat ngobrol dengan beberapa teman soal rencana liburan ditahun 2019. Ternyata teman saya malah sudah merencanakan berlibur ke Jogja di awal tahun 2019, padahal dia cuma punya jatah dua hari libur. Yang membuat saya terharu sekaligus pingin ngakak adalah dia bilang “gak papa lah sebentar saja di Jogjaa, paling nggak tetap berasa liburan walau cuma anteng di hotel.”

Pingin saya puk puk dulu.

Padahal setiap sudut kota Yogya itu visitable banget lho, saya yang sudah 12 tahun tinggal di Yogya saja masih belum puas mengunjungi pelosok kota Yogya.
Nah, buat teman-teman yang ingin mengunjungi Jogja tapi punya waktu sebentar, sekarang saya mau ajak kalian menelusuri tempat-tempat wisata yang sudah mainstream di Yogya tapi dengan cara lain. Yap, dengan jalan kaki! Walau lagi libur, olahraga nggak boleh kendor kan yaa, jadi yuk kita jalan kaki menikmati eksotisme Yogya. Eh jangan lupa pakai sneakers yang nyaman dan bawa air mineral 🙂

1. Malioboro Pagi Hari

Rasa-rasanya semua sudah pernah ke Malioboro ya? Biasanya ngapain? Belanja dan Berburu kuliner?
Sesekali cobain deh menyusuri Malioboro di pagi hari, bisa sekalian jogging atau jalan santai, kita akan menemukan Malioboro yang tenang bebas dari lalu lalang kendaraan bermotor dan pedagang kaki lima, bisa selfie sepuasnya juga!

Malioboro pagi hari

2. Sarapan dan Cari Oleh-Oleh di Pasar beringharjo

Setelah jam 9 pagi masuklah ke Pasar Beringharjo yang ada di sebelah timur jalan Malioboro, di lanati dasar ada soto legendanya Pasar Beringharjo, namanya Soto Pak Muh yang konon sudah berjualan di situ sejak tahun 1974.

Soto Pak Muh Beringhharjo
Kalau sudah kenyang sekarang waktunya berburu barang-barang khas Yogya. Yang suka kerajinan dari gerabah, batok kelapa, rotan, atau kayu bisa naik ke lantai 3 bagian timur. Bagi penyuka food photography jangan histeris nanti yaa, karena di sini adalah semacam surga kecil untuk memuaskan hasrat berburu properti foto 😀

Pasar beringharjo lantai 3
Yang dapat amanah titipan daster batik dari mertua atau tetangga sebelah rumah, boleh turun ke lantai 1. Mau model dan warna apa saja lengkap tersedia, pesan saya: kuasailah ilmu tawar menawar dengan baik, karena di musim liburan begini para pedagang kadang agak tega kasih harga 😀

3. Kilas Balik Perjuangan Bangsa di Museum Benteng Vredeburg

Letaknya di perempatan ujung selatan jalan Malioboro atau sebelah kiri persis pasar Beringharjo. Bangunan kuno berupa benteng itu dulunya dibangun oleh pemerintahan Belanda sebagai salah satu pertahanan militer saat menyerang Keraton Ngayogyakarta, walaupun tempatnya agak spooky tapi interior di dalam benteng ini menarik sebagai spot berfoto.

Benteng Vredeburg Yogyakarta

4. Mengunjungi Einstein di Museum Sains Taman Pintar Yogyakarta

Yuk lanjut lagi jalannya, sekarang menuju Museum Sains Taman Pintar Yogyakarta di timur Benteng Vredeburg. Museum yang terletak di dalam wahana bermain Taman Pintar ini pernah dinobatkan sebagai yang terbaik se Asia Tenggara lho. Nggak cuma sanggup memukau anak-anak saja, orang dewasa yang tertarik percobaan atau teori sains sederhana juga pasti betah di sini.

5. Museum Sonobudoyo Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat

Masih kuat jalan kan? Tujuan selanjutnya melihat warisan kebudayaan Yogyakarta di Museum Sonobudoyo. Jaraknya 400 meter ke arah selatan dari perempatan Malioboro atau titik 0 KM. Museum yang menghadap alun-alun utara kota Yogyakarta ini menyimpan adat budaya kesultanan Yogyakarta, lukisan, koleksi pusaka kerajaan, baju kebesaran anggota keluarga raja, baju perang prajurit keraton dan lain sebagainya.

6. Menikmati Kuliner Legendaris di Sentra Gudeg Wijilan

Saatnya makan siang. Kebanyakan wisatawan yang datang ke Yogya merasa belum genap kalau belum makan gudeg, baik yang kering maupun yang basah. Nah, di Jalan Wijilan ini pusatnya gudeg kering yang selalu penuh macet pada saat musim liburan, terutama di jam makan siang dan malam.
Dari alun-alun utara kita bisa berjalan ke arah timur, sampai di pertigaan ada bangunan menyerupai gerbang berbentuk lengkung yang biasa disebut plengkung wijilan, masuk saja kesitu dan kita akan menjumpai deretan rumah makan yang khusus menjual gudeg, harga masing-masing rumah makan bervariasi, tapi jangan khawatir, kebanyakan dari mereka sudah memasang menu berikut harga di pintu masuknya, jadi kita bisa memilih menu sesuai kantong 🙂

7. Selfie di Taman Sari Keraton Yogyakarta

Sudah kenyang ya sekarang? Yuk lanjut lagi jalan-jalannya, kita ke Taman Sari, sebuah bangunan kuno yang masih satu kompleks dengan keraton Yogyakarta, dulunya difungsikan sebagai pemandian dan peristirahatan keluarga raja.
Sesuai fitrahnya sebagai tempat bercengkerama Paduka bersama keluarga, struktur bangunan di sini sangat indah, diisi lorong-lorong bawah tanah berbentuk kubah, tangga-tangga yang menghubungkan tiap lorong dengan cara unik, dan tentu saja kolam pemandian cantik. Instagramable banget lah pokoknya 🙂
Letaknya di sebelah selatan Keraton. Kali ini sih kayanya kita naik becak saja ya, karena jaraknya lumayan jauh, kurang lebih 15 menitan, sekalian melemaskan kaki yang dipakai jalan sejak pagi tadi.

8. Bakar Kalori dan Uji Konsentrasi di Alun-Alun Kidul

Kalau sudah puas foto-fotonya, sekarang kita pindah ke Alun-Alun Kidul. Kalau yang punya percaya diri lebih bisa pakai GPS alias Gunakan Penduduk Setempat untuk tanya-tanya rute yang lebih singkat melewati gang-gang kecil pemukiman warga.

Kita olahraga sore dulu di sini dengan mengayuh becak-becakan yang juga biasa di sebut odong-odong, satu becak dikayuh 2-4 orang, jangan lupa tawar harga dulu sebelum naik ya. Lumayan bikin keringetan kan? Bisa membakar kalori setelah makan gudeg tadi tuh, Hehehee. Lanjut ngeronde aja yuk! sambil duduk di pinggir alun-alun menikmati senja. Jajanan di sini nggak cuma ronde kok, ada juga jagung bakar, mie godhog, bakso, sate, batagor, somay, cilok, tahu gejrot, lengkap kap kap.

Yang mau shalat maghrib bisa melipir dulu ke masjid di sebelah timur alun-alun, setelah itu kita lanjutkan keseruan dengan bermain Masangin, sebuah permainan uji konsentrasi melewati dua pohon beringin kembar di tengah alun-alun, tapi dengan mata tertutup! Kebanyakan sih jalannya melenceng ke sana sini sampai jauh dari beringinnya 😀

Sudah puas kan olahraga sekaligus wisata dan foto-fotonya? Yuk kembali ke hotel, kalau mau pakai jasa becak coba ditawar dulu, atau bisa juga order ojek online supaya lebih cepat sampai dan nggak perlu ada drama tawar menawar.

Sampai jumpa di liburan berikutnya ya 🙂

(Visited 153 times, 1 visits today)

49 thoughts on “Sehari di Jantung Kota Jogja, Bisa kemana Saja?”

  1. Baca sambil bayangin diriku yang jalan kaki, oooh rasanya ku tak sanggup mbak..apalagi kalo judulnya bawa bocah..ke taman pintar doang bisa lama banget. Susah banget keluar dr sana. Ada yang kelewat tuh, sebelum yogya menjadi “kampung halaman” saya, kalo ke malioboro saya demen banget ke mirota, emoh masuk pasar bringharjo hahaha

    1. pasar beringharjo sekarang udah beda banget mba, luas, pilihannya juah lebih banyak daripada Mirota. Apalagi kalau cari properti foto.

  2. Pengeeeennn ke Malioboro di pagi hari, dulu kami ke sana sore dan malam hari.
    lagian udah lama banget, sekarang makin cantik aja ya Jogja.
    Banyak banget tempat yang belum saya kunjugi, hanya pernah ke Malioboro dan taman pintar Yogyakarta.
    Pengeeenn ke pasar Beringharjo !

  3. Bulan lalu saya ke Jogja. Tapi ikutan workshop. Jadi beneran blm jalan kemana mana. InsyaAllah kalau ada waktu lagi ke Jogja mau ke tempat yang mbak rekomendasikan. Menarik semua .. thanks ❤️

  4. Mungkin jika gak membawa anak jalan ke jogja sehari dan mengunjungi ini semua sepertinya mustahil mba heheh, kemarin aja malioboro setengah hari cuman disitu jajan hehehe.. tapi kalau berdua bareng suami bolehlah yah hehehe

  5. Seharian bisa ke banyak tempat ini mah. Aku kemarin di Jogja cuma ke Malioboro sama jalan sekitar. Habisnya badan lelah banget. Kapan2 mau balik Jogja lagi

  6. Jalan di sepanjang malioboro aja udah bikin keringetan, hihi. Masih inget 3 tahun lalu jalan sambil nggendong anak, huhu cape deh.
    Tapi Jogja emang ngangenin, tgl 29 besok insyaAllah dolan Jogja

  7. Hahahaa aku selalu gagal dalam ujian melewati celah dua pohon itu, alamaaakk… Jogja selalu ngangeni, jalan sederet aja di Malioboro udah dapet banyak spot liburan. Bisa cuci mata, belanja di Beringharjo, Mirota, ke Benteng, juga Taman Pintar. Asyik pokoknya laaahh…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *