Simple Science: Iceberg Volcano

Sebenarnya eksperimen ini sudah lama banget jadi pe-er kami, dua percobaan sebelumnya selalu gatot alias gagal total padahal bahannya gampang banget, cuma satu botol air mineral seharga seribu sekian perak, tapi prosesnya yang tricky itu yang membuat aku penasaran sekaligus bolak balik gagal, hahaaa..

Jadi si botol air mineral tadi dilepaskan dulu dari segelnya dan di simpan di freezer selama kurang lebih 2,5 jam (pengatur suhu freezer kami ada di angka 3) dengan posisi tidur.
Setelah 2,5 jam, angkat botol tetap dalam posisi miring dan buka tutupnya, usahakan jangan ada hentakan berlebihan pada isi botol.
Pelan-pelan tuang air ke atas mangkok yang sudah diisi penuh es batu, kalau sukses (kalau sukses lho yaaa wkwkwkk..) nanti tetes air itu akan berubah menjadi es saat jatuh di atas es batu dan lama-lama menumpuk seperti gunung, keren kan?

Yuuk dicoba..

image

image

image

image

Maafkan foto-fotonya yang burem yaa.. Cuma screenshot dari video soalnya. Kalau mau lihat versi geraknya bisa di sini 🙂

Simple Science: EGGPLODED!!

Semenjak tinggal di Jogja, longweekend adalah saatnya kami bermanis-manis di rumah, lha wong cuma mau ke mall aja geregetan duluan di jalan 😀

Tapi karena di rumah saja, malah jadi punya banyak kesempatan buat nyobain macam-macam simple science yang selama ini cuma tersimpan di boards Pinterest, misalnya aja kemarin, kami mencoba dua eksperimen sekaligus yang temanya telur.

FLOATING EGG

Untuk pemanasan, kita bikin percobaan yang agak serius dulu 🙂

Inget jaman SD, sering banget sok-sokan bikin percobaan kaya gini, rasanya udah keren banget 😀
Dan sekarang lihat responnya kakak waktu telurnya berhasil ngapung jadi ngakak sendiri, hahahaa aku pun selebay itu dulu..

Cara membuatnya:

Gelas ke 1 gak pakai garam
Gelas ke 2 pakai garam 5 sdm
Gelas ke 3 pakai garam 12 sdm
Aduk rata sampai garamnya larut lalu cemplungin telur-telurnya.. ngapung deh 🙂

Oiya, kegiatan ini juga bagus buat melatih motorik halus dan kognitif anak-anak, biar saja mereka yang menuang dan mengaduk sambil menghitung jumlah sendok garamnya.

image

image

image

image

Nah, terakhir, pertanyaannya kakak:
“Kalau di laut, garamnya berapa sendok?”
Jahahahaa.. 😀 😀

EGGPLODED!

Sekarang waktunya main, iyaa daripada disebut percobaan, aku bilang ini lebih pantas disebut main-main.. karena seperti biasa begitu lihat aku keluarin cuka dan baking soda anak-anak langsung heboh “horeee bikin ledakan lagiii..!!”

Trio baking soda, cuka, dan pewarna makanan memang gak pernah membosankan buat Arka dan Raya, asal stok ketiganya lengkap di dapur, selamat lah hari-hari libur kami hahaa..

Oiya, sebelumnya kami sudah pernah membuat Balon Gas dan Letusan Gunung Berapi dari baking soda dan vinegar. Nah, hari ini bikin yang lebih gampang lagi.
Telur Meletus!
Aku bayangin nanti semburan berwarna warni akan keluar berbarengan dari masing-masing telur, lalu warnanya akan bercampur di dalam tray, pasti seruuu..

Begini caranya:
1. Untuk wadahnya aku pakai kulit telur yang cuma dipecahkan sedikit atasnya, taruh diatas tutup botol air mineral supaya bisa berdiri tegak.
2. Campur baking soda, deterjen, dan sedikit air, aduk rata, lalu masukkan ke dalam kulit telur dengan bantuan corong.
3. Teteskan pewarna ke masing-masing kulit telur.

Selesai.. Serahin ke anak-anak biar mereka yang menuang vinegar ke tiap-tiap telur, dijamin langsung berisik.. hahaaa 😀

image

image

image

Simple Science: Blow Up The Balloons

image

Tadi malam sebelum tidur ngobrol sama A tentang planet2 gas (jupiter, saturn, uranus & neptune), seperti biasa, ujung-ujungnya malah jadi penasaran apa itu gas?
Gak cukup dijelasin kalau gas itu semacam udara yg tidak berbentuk, tidak bisa dipegang tapi kadang berwarna dan berbau, A baru berhenti tanya setelah dijanjikan besok kita akan bikin gas sendiri..

Langsung kepikiran bikin eksperimen balon dan gas yang ini, caranya gampang banget..

image

Alat
1. 4 buah botol air mineral
2. 4 buah balon warna merah, biru, hijau, dan kuning
3. Air kran bersih (masing-masing botol diisi setinggi 1/4 botol)
3. 1/4 cup air cuka (untuk masing-masing botol)
4. 1/4 cup baking soda atau soda kue (untuk masing-masing botol)
5. Pewarna makanan (merah, biru, kuning, hijau)

Cara Membuat
1. Masukkan air bersih, cuka,dan pewarna ke masing-masing botol, aduk rata.
2. Masukkan baking soda ke dalam balon dengan bantuan corong.
3. Pelan-pelan pasang ujung balon ke mulut botol, pastikan balon terpasang rapat di botol.
4. Berdirikan balon sampai semua baking soda masuk ke botol (lihat videonya).
5. Daaan.. Wuuus balonnya mengembang..

Jelasnya bisa lihat videonya di https://youtu.be/H-QHN_LX0UU

Sayangnya reaksi kimia antara baking soda & cuka menghasilkan gas karbondioksida yg lebih berat dari helium, jadi si balon cuma bisa mengembang tanpa bisa naik terbang, tapi A lumayan puas dan mengerti apa itu gas 🙂

Dari eksperimen ini jadi punya ide mengenalkan state of matters, mungkin bisa dimulai dari es batu (benda padat) yang kemudian meleleh jadi air (benda cair), lalu dipanaskan sampai jadi uap (anggap aja gas :D), tinggal nunggu malasnya si emak pergi aja nih..

Simple Science: Food Chain and The Volcano Eruption

image

Minggu pagi tadi seru sekali.. Kita belajar tentang aliran air dari mata air di atas gunung sampai ke sungai, lalu belajar tentang habitat hewan sungai dan rantai makanannya.

Terakhir dan yg paling ditungguin AR: volcano explotions!! Kakak jadi bisa membayangkan letusan gunung merapi dan mengerti kalau aliran lahar gak selalu bisa diprediksi, apa2 yang dilewatin juga langsung rusak (kebetulan gunung playdohnya memang meleleh)

Gunungnya kakak sendiri yang membentuk pakai playdoh, jadi ceria warna warni gitu.. dia bilang karena di atas gunung ada macam2 tanaman dan bunga.. bunda cuma buatin rangkanya saja dari koran.

image

Cara membuat letusan gunung berapinya mudah banget kok.. Cuma butuh air hangat, pewarna makanan, 1 bungkus baking soda, dan 1 botol cuka dapur.

1. Untuk isi gunungnya aku pakai botol bekas air mineral yang paling kecil, tutup seluruh bidang botol dengan koran sampai menyerupai bentuk gunung, tapi sisakan mulut botol tetap terbuka yaa, lalu tutup dengan playdoh sambil ditekan-tekan.
2. Isi 1/3 bagian botol dengan air hangat, 6-8 tetes sabun cair pencuci piring, dan 2-4 tetes pewarna makanan warna merah atau orange, aduk rata dengan sumpit.
3. Masukkan 2 sdm baking soda, aduk rata.
4. Sambil bersiap, tuangkan 1/4 cup air cuka dengan cepat, wuuuss dalam hitungan detik saja si gunung sudah bererupsi 🙂

Video serunya bisa lihat di https://youtu.be/qNgvM7TpGbk

Play Time: What Lives Under The Sea

image

Hari ini mengenalkan anak-anak tentang hewan laut dan habitatnya, siapa saja penghuni bawah laut (selain spongebob dan patrick tentunyaah), bagaimana mamalia laut berkembang biak dan dilanjut open ended play ala kakak A.. tapi karena R masih pilek jadi kita gak main air dulu yaa, lautnya pakai waterbeads aja, eh malah lebih keren lhoo dibanding pakai air.

Gak seperti biasanya yang selalu semangat ngacak-ngacak tiap dibuatin sensory box, kali ini R malah cuma sentuh-sentuh aja, boro-boro diberantakin, figurin ikannya juga cuma dielus elus.. lama aku liatin, kirain gak suka, ternyata karena dia sayang mau berantakin, cuma mulutnya gak berhenti bilang waaa baduus baneeet.. (wah bagus banget)

Hihiii lucu iih, anak 2 tahun udah paham barang cakep dieman-eman 😀

image

Play Time: Let’s Dig In!

image

Tema sensory play hari ini tentang construction site, tujuannya mengenalkan warna primer kuning (khusus buat R), mengenalkan bermacam jenis, nama dan fungsi alat berat, mengenalkan berbagai jenis dan tekstur batu-batuan sekaligus menjelaskan proses terbentuknya batu dan pasir, lalu menjelaskan urutan proses penambangan pasir sampai bisa jadi bahan baku tembok rumah kita.

Agak berat yaa.. hehee.. ya entah deh A bisa paham atau gak, tapi kalau besok dia lewat jalan magelang dan lihat penambang pasir moga-moga dia agak ngerti orang-orang itu lagi apa 🙂

Get Wet with Water Beads

Satu bulanan ini aku mulai kasih AR kesempatan bermain sensori atau istilah kerennya sensory play, itu lhoo kotak yang diisi bermacam benda untuk bermain dengan tema-tema tertentu, benda yang dipakai biasanya yang banyak ditemukan disekitar rumah dengan warna dan bentuk yang menarik, atau benda yang memang disukai anak-anak.

Seperti namanya, permainan sensori bermanfaat untuk menstimulasi berbagai alat sensor atau panca indera anak agar bisa digunakan dengan maksimal saat anak mulai belajar berbagai keterampilan kognitif, bahasa, motorik halus, sekaligus melatih kreativitasnya, karena saat bermain anak-anak akan menggunakan lebih dari satu indera seperti peraba (tekstur), penglihatan (warna dan bentuk), penciuman (bau / wangi), dan pendengaran (bunyi yang dihasilkan saat bermain).

Memang gak setiap hari aku kasih AR permainan seperti ini.. itu karena sensory play berarti juga messy play, yaa mereka baru main begini saat mood ibuknya lagi bagus buat ekstra beberes hihihiii..

Yang paling sering aku kasih waterbeads dan pasir, anak mana sih yang gak suka main air dan main pasir? begitu juga AR, bisa betah sampai 2 jam kalau sudah dapat kesempatan pegang air atau pasir.
Khusus untuk pasir, aku pakai pasir pantai yang warna putih, sudah diayak dan dicuci dengan sabun antiseptik, jadi lumayan aman lah yaa..

Nah, kalau Water beads alias hidro gel ini lagi kekinian banget di antara emak-emak yang punya toddler dan preschooler. Saking penasarannya aku sampai berburu ke SD disekitar rumah karena yang jual memang biasanya abang-abang mainan di depan sekolahan.
image

Teksturnya yang kenyal dan licin bikin AR geli sekaligus penasaran, sengaja aku cemplungin ke bak air dan minta mereka ambil satu-satu dengan dijumput dua jari, maksudnya melatih kelenturan jari-jari mereka untuk persiapan belajar menulis nanti..

Printable: Coloring Sheets and Worksheets for Kindergarten

image

Ceritanya beberapa hari ini si emak lagi insaf, rajin nemenin anak sulungnya belajar dengan mencoba berbagai metode (tsaaah..) dan ngumpulin aneka macam printilan pendukung lainnya.

Terus kemarin baru ingat kalau dulu pernah koleksi (emang prangko?) file lembar mewarnai dari google, kayanya seru tuh kalau di print buat Arka sekarang. Tapi karena nyimpannya bertebaran di segala penjuru folder laptop yaa males duluan nyarinya.. 😂😂
Untung sekarang ada Pinterest, andalanku buat nyari ide apalah apalah, jadi sekarang kalo nyari inspirasi gak perlu lama-lama di wese..

Untuk urusan berburu coloring sheets ini juga ga ribet. Tinggal ketik “coloring sheets” di kolom keyword langsung muncul mocam macem lembar mewarnai yang bisa langsung di save dalam format JPG tanpa perlu buka link ke websitenya lagi, and they’re totally FREE!!
Memang sih ada beberapa pic dengan resolusi dibawah 100kb, jadinya gak kece kalau diprint.. Pinter-pinter kita aja milih 😀

Continue reading “Printable: Coloring Sheets and Worksheets for Kindergarten”

Printable: Solar System Model

image

Semenjak diajak ke Planetarium Taman Pintar A langsung jatuh cinta dengan segala sesuatu tentang outer space.. Semua dikumpulin, mulai dari flash card planet-planet, coloring sheets yg isinya roket-roket, ensiklopedi tata surya, sampai minta download aplikasi sky maps di android.. dan requestnya sekarang pingin punya poster solar system ukuran bueesaaaar.. 😅😅

Browsing sana sini cari gambar solar system yang high-res ternyata susah, kebanyakan berbayar, yang free resolusinya kecil, sampe sekarang pun masih jadi pe-er emaknya -__-
Etapi pas lagi browsing malah nemu yang lebih seru dari sekedar poster, ini semacam model atau peraga tata surya yang bisa diputar-putar 360 derajat seperti perputaran planet sebenarnya, panjang tangkai masing-masing planet juga berbeda sesuai urutan jarak si planet, jadi A langsung punya gambaran bagaimana planet-planet mengelilingi matahari tanpa bertabrakan. Enak kan ga perlu repot2 jelasin lagi 😀

Filenya aku download dari sini dalam format jpg dan sangat-sangat high res, mau diprint segede apapun gak masalah.. Tapi kayanya ga perlu gede-gede juga kalau gak mau kerepotan cari alas supaya benar-benar bisa diputar 360 derajat hihihii.. Pakai kertas ivory ukuran A3 yang 240 gr udah paling pas kalau menurut aku sih.

Setelah itu tinggal gunting, tempel satu-satu, tusuk pakai paku pin, jadi deeh.. yaa itung-itung melatih kemampuan motorik halus emaknya 😀 😀

Membuat Cat Air Sendiri Yuuk..

image

Setelah dua hari sibuk dengan playdohnya, si kakak mulai bosen, ribut aja minta jalan-jalan.. padahal kan puasa-puasa gini nikmatnya cuma bobo cantik di rumah 😀

“Mau menggambar gak?”
“Gaaak.. melukis aja..”

Yaelaaaah sama aja dong mesti keluar rumah juga buat beli cat air, karena waktu pindahan kemarin cat air kakak berantakan semua gak berbentuk.

Kepikiran bikin aja, browsing resepnya tapi rata-rata pakai tepung maizena, padahal maizena di rumah tinggal dikit, nanti kalau bikin kue kering harus keluar buat beli lagi, maleees jugaaa.. (duuuh mak, parah banget sih loo..)

Continue reading “Membuat Cat Air Sendiri Yuuk..”