DIY: Washable Volcano Model

Sepertinya hampir semua ibu yang punya anak usia preschool atau kindergarten pernah membuat percobaan sains sederhana dengan cuka dan soda kue ya? Kebanyakan dibuat seperti letusan gunung berapi atau tiupan balon, dan hasilnya selalu seruuu, anak-anak biasanya akan minta lagi dan lagi sampai menghabiskan cuka berbotol-botol 😂

Baca:Β Blow Up The BalloonsΒ danΒ Eggploded

Padahal nggak cuma anak-anak yang senang, saya juga ketagihan melihat reaksi yang dihasilkan cuka dan soda kue ini heheee. Sayangnya, saya malas kalau harus sering-sering menyiapkan permainan seperti ini, disamping membuat gunung berapinya itu butuh waktu, setelah si gunung ini hancur lebur juga butuh usaha beres-beresnya 😂

Nah, kemarin pas lagi wisata ke Pinterest, saya lihat ada yang membuat volcano model menggunakan alufoil, waah keren nih, lebih kokoh dibandingkan kalau memakai playdoh, terus kepikiran aja mau buat volcano model yang bisa dicuci ulang alias washable, jadi anak-anak bisa tiap hari main (tombok di cuka doong πŸ˜€ )

Punya kami ini saya buat menggunakan semen biasa, harusnya sih akan lebih bagus kalau pakai semen putih tapi karena adanya di rumah cuma sisa semen biasa ya pakai itu saja. Langkah detailnya saya jelaskan dibawah yaa.

Continue reading “DIY: Washable Volcano Model”

Print & Go: Popsicle Patterns

popsiclepatterns

Popsicle patterns ini sebenarnya sudah saya buat hampir 4 bulan yang lalu, tapi ternyata kurang laku di rumah πŸ˜€

Karena buat kakak permainan seperti ini sudah nggak menantang lagi, sedangkan bagi si adek stik-stik ini lebih menarik dibuat pretend play jualan es krim daripada harus dijejer macam printablenya -_-

Biasanya kalau sepi peminatnya, mainan atau alat peraga bakal saya simpan dulu, setelah 1-2 bulan baru saya keluarkan, baru deh mereka berebut mencobanya, kadang bisa anteng lama, kadang ya ditinggal kabur lagi πŸ˜€

 

Ada yang mau mencobanya juga?

Printablenya saya buat dalam format PDF dengan ukuran kertas A4, paling bagus di print pakai jenis kertas tebal seperti ivory 200 gram keatas, kalau mau pakai HVS biasa sebaiknya dilaminating dulu sebelum pakai.

Buat yang nggak punya stik warna warninya, di lembar terakhir juga ada gambar stik yang bisa digunting dan ditempelkan ke stik es krim polos, jadi nggak perlu repot mewarnai stiknya dulu πŸ™‚

 

Popsicle Patterns bisa didownload diΒ SINIΒ yaa..

 

Selamat bersenang-senang πŸ™‚

DIY Puzzle Bricks: Mengasah Kecerdasan Majemuk Si Kecil Bersama Morinaga Chil-Go!

Siapa yang anaknya tahun depan akan masuk Sekolah Dasar seperti sulung saya?
Kalau yang memiliki anak kelahiran antara Januari sampai Juni sih mungkin agak tenang, impian masuk SD Negeri favorit bukan sesuatu yang mustahil tercapai, tapi untuk orang tua yang anaknya termasuk anggota ‘genk umur tanggung’ seperti anak saya bisa jadi mulai sekarang sudah berburu informasi sekolah swasta yang sesuai dengan visi misi, nilai keluarga dan tentu saja kemampuan finansial. Iya nggak sih? Atau jangan-jangan cuma saya aja yang terlalu bersemangat? πŸ˜€
Iya lah, selama 6 tahun anak kita akan bersekolah disitu, maka menyamakan visi misi antara orang tua dan pendidik adalah hal yang penting, tapi selain visi dan misi pikirkan juga kemampuan kita mencukupi biaya pendidikan si kecil selama 6 tahun itu sekaligus berinvestasi untuk pendidikan selanjutnya, jangan sampai karena kita merasa mampu membayar uang pangkal dan SPP setiap bulannya lalu dengan pede kita sekolahkan anak kita di sekolah A yang keren abiisss sekaligus muahaal abis-abisan. Elhadalaah ternyata uang bulanan kita memang cuma cukup untuk bayar SPP saja, nggak ada lagi yang tersisa untuk tabungan pendidikan tahap selanjutnya, padahal, tahu sendiri kan kalau inflasi biaya pendidikan bisa mencapai 20% per tahun? tertinggi diantara biaya kebutuhan lainnya!
Ditengah kegalauan saya atas biaya pendidikan ini, beruntung saya mendapat ajakan dari Sarwendah (iyaa, yang istrinya Ruben Onsu itu πŸ˜€ ) untuk mengikuti program Bekal Masa Depan (BMD) yang diadakan oleh Morinaga Chil-Go! sebuah produk susu pertumbuhan anak yang dikemas dalam bentuk cair yang sangat praktis.

Screenshot_2016-07-30-21-04-38
Challenge dari Sarwendah niih..

Dalam setiap program yang diadakannya Morinaga Chil-Go! sebagai salah satu brand unggulan PT. Kalbe Nutritionals memang selalu berusaha menjadi sahabat terbaik orang tua dalam memberikan stimulasi bagi kecerdasan Si Kecil dan mencetak generasi platinum di masa depan.

Seperti jugaΒ tujuan utama program Bekal Masa Depan Morinaga Chil-Go! kali ini, yaitu mendukung para orang tua mempersiapkan tabungan pendidikan Si Kecil melalui hadiah berupa dana asuransi pendidikan senilai total 3 miliar rupiah (perhitungan investasi hingga anak berusia 18 tahun) dan beragam hadiah lainnya untuk 3.000 pemenang yang juga sangat bermanfaat bagi proses stimulasi dan pendidikan anak-anak kita.

Kalau menang lumayan kan? Saat anak kita membutuhkan biaya yang sangat besar untuk kuliahnya, ada dana asuransi pendidikan dari Morinaga Chil-Go! yang sudah siap cair.

Dibanding program berhadiah lainnya, program Bekal Masa Depan Morinaga Chil-Go! ini punya mekanisme yang seru loh, karena kita mesti menciptakan ide kreatif dalam memberikan stimulasi kecerdasan majemuk untuk Si Kecil. Memang apa sih kecerdasan majemuk itu?

 

Kecerdasan Majemuk atau kerennya Multiple Intelegency (MI) yang pertama kali ditemukan oleh seorang Profesor dari Harvard University bernama Howard Gardner.

Menurut Gardner, kecerdasan manusia tidak cuma dilihat dari tinggi rendahnya IQ tapi juga dari kemampuan untuk mencari solusi, menyelesaikan masalah, dan menciptakan sesuatu.

Kemudian Gardner mengelompokkan kecerdasan manusia menjadi delapan kecerdasan yang biasa disebut Kecerdasan Majemuk atau Multiple Intellegence (MI), yaitu:

– Kecerdasan linguistik

– Kecerdasan logika-matematika

– Kecerdasan visual-spasial

– Kecerdasan gerak tubuh

– Kecerdasan musikal

– Kecerdasan interpersonal

– Kcerdasan intrapersonal

– Kecerdasan naturalis

Teori MI berhasil membentuk sebuah pemahaman baru bahwa tidak ada anak yang bodoh sekaligus membantu orang tua dan pengajar agar lebih memahami kekuatan dan kekurangan anak. Dengan mengenal hal-hal tersebut lebih awal, diharapkan orang tua dapat mengambil peran penting dalam memberikan stimulasi yang tepat sesuai kekuatan dan kekurangan anak mereka.

Misalnya saja, Arka anak sulung saya yang sangat tergila-gila dengan lego, balok kayu, puzzle, dan peta!

Dengan peta, dia sepertinya bukan cuma suka tapi terobsesi, peta apa saja, mulai dari peta dunia hingga peta undangan pernikahan, setiap ke supermarket dia akan bawa pulang brosur-brosur apapun yang mencantumkan peta lokasi warung atau dealer di dalamnya πŸ˜€
Saat belajar pun dia akan lebih mudah mencerna informasi yang saya berikan jika saya menjelaskannya dalam bentuk gambar dibanding hanya berupa suara.

Dari situ saya menyadari kalau dia memiliki kekuatan yang lebih baik dalam kecerdasan visual spasial, salah satu dari delapan tipe kecerdasan majemuk yang membuat si pemilik kecerdasan sanggup berpikir tiga dimensi dan mencipta ulang dunia visual.
Jadi saat saya menerima tantangan dari Mbak Sarwendah dan BMD Morinaga Chil-Go! untuk menciptakan permainan kreatif, saya langsung terpikir membuat permainan sederhana yang mampu mengasah kemampuan spasial si kakak.
Ada yang tertarik mengikuti program ini juga? Yuk simak pengalaman saya saat mendaftar hingga selesai memposting ide permainan saya.

 

Mekanisme Pendaftaran Bekal Masa Depan Morinaga Chil-Go!
Sebelum mulai membuat permainannya, kita wajib membeli susu morinaga Chil-Go! minimal 6 botol dalam 1 struk transaksi pembelian ditoko-toko retail yang yang tercantum dalam website www.BekalMasaDepan.com.
Kalau struk pembelian sudah ditangan kita bisa mulai proses registrasi di website www.bekalmasadepan.com dan mendownload formulir pendaftaran yang nanti wajib kita isi dan dikirimkan bersama dengan struk pembelian ke alamat PT. Bounche Indonesia.

formulir_morinaga_chil_go
Setelah pengiriman, jangan lupa simpan bukti kirimnya yaa, lalu kita tunggu saja pihak penyelenggara melakukan verifikasi 5×24 jam dan mengirimkan kode unik melalui email dan SMS yang berlaku selama 30 hari setelah dikirimkan, artinya pengiriman ide hanya diterima oleh pihak penyeleggara pada periode yang sama.

Sambil menunggu kode unik dikirim, kita bisa mulai membuat permainan yang nanti akan kita pasang di galeri Bekal Masa Depan. Saya kasih contohnya yaa..

DIY Puzzle Bricks

Saya akan buatkan anak-anak sebuah puzzle bricks dari kardus bekas rak sepatu. Membuatnya nggak perlu waktu lama, cuma bermodal kardus yang cukup besar, cutter, penggaris, pensil, double tape, dan beberapa warna cat air.

Caranya:

1. Potong kardus menjadi 2 bagian sama lebar, ukurannya suka suka saja, lalu rapihkan pinggirnya.

2. Pada satu lembar kardus kita gambar bentuk-bentuk bricks yang diinginkan, tapi sisakan bagian tepinya untuk bingkai puzzle.

diy-puzzle-bricks

3. Selesai menggambar bricks, kita bisa mulai memotongnya menjadi bagian yang terpisah-pisah, lakukan dengan hati-hati dan gunakan mata cutter yang masih baru supaya hasilnya rapih yaa.

PhotoGrid_1469886890622
4. Setelah kardus dipotong-potong saya biarkan si kakak sendiri yang mewarnai bricksnya, karena mewarnai dan melukis ternyata juga salah satu cara lain mengasah kecerdasan visual.

diy-puzzle-bricks
5. Angin-angin-anginkan sebentar dan selesai!

DIY-Puzzle-bricks

Selain mengasah kepekaan anak-anak pada bidang ruang, bermain dengan puzzle bricks ini juga mengenalkan mereka padaΒ bentuk geometri, pola serta keteraturan, salah satu poin penting dalam kecerdasan logika matematika. Lalu mereka juga akan menemukan cara mencari solusi, menyelesaikan masalah, bersabar dengan proses, dan bekerja sama (jika dimainkan berdua), jadi selain menstimulasi kekuatan visual dan logika matematikanya juga sekaligus mengasah kecerdasan intrapersonal mereka.

 

Waah banyak yaa manfaat yang bisa kita dapatkan dari selembar papan puzzle bricks.
Satu bonus lagi, karena yang kita gunakan adalah barang bekas, mereka akan terbiasa berpikir kreatif dan lebih menghargai alam sekitarnya, itu juga bagian dari mengasah kecerdasan naturalis kan? πŸ™‚

 

Puzzle selesai dan kode unik saya juga sudah dikirimkan melalui e-mail, saatnya saya posting di galeri Bekal Masa Depan. Ternyata nggak susah postingnya, setelah login kita akan diminta memilih satu dari delapan kecerdasan yang paling sesuai dengan mainan buatan kita, deskripsikan secara singkat bagaimana proses kita membuat mainan itu dan cara menggunakannya, posting juga foto atau video pada saat anak menggunakan mainan tersebut. Lalu submit!

BMD-Chil-go

Nah, beneran gampang kan? Yuk deh ikutan secepatnya, kita stimulasi kecerdasan majemuk anak-anak kita sambil berharap hadiah kece dari program BMD ini πŸ˜€ Eh tapi selain itu jangan lupa memberi nutrisi-nutrisi penting bagi tumbuh kembang mereka. karena selain stimulasi, nutrisi dan gizi baik seperti yang terkandung dalam Morinaga Chill Go! juga nggak kalah pentingnya lhoo.. Itu karena Morinaga Chil-Go! mengandung Kolin dan Inositol yang mampu meningkatkan daya pikir dan penyimpanan memori di otak, Β masih pula ditambah dengan kandungan vitamin B kompleks, zat besi, dan yodium yang memiliki peran penting untuk pertumbuhan sistem saraf.

PhotoGrid_1470067951464
Berbagai keunggulan Morinaga Chil-Go! untuk mencetak generasi platinum

Selamat berikhtiar untuk menghasilkan generasi platinum yaa πŸ™‚

PhotoGrid_1470068052759
Jangan lupa yaa temaan.. Chil-Go dulu sebelum memulai petualangan hari ini πŸ˜‰

DIY: Busy Book Project

image

Gara-gara melihat seorang teman pamer Busy Book hasil buatannya di linimasa Facebook, aku jadi ingat kalau pernah membuatkan busy book juga untuk Raya, walaupun belum seratus persen selesai (dan entah kapan bisa benar-benar selesai) tapi sudah sering dimainkan dan dibawa jalan-jalan juga. Selain mampu menstimulasi kemampuan kognitif dan motorik halus anak, sesuai namanya Busy Book ini lumayan banget membuat si bocah sibuk bermain.

Busy Book atau Quiet Book atau Soft Book terbuat dari kain (terutama flannel) yang dibentuk menjadi sebuah buku dengan warna warna cerah, berisi aktivitas permainan sederhana yang mampu merangsang kemampuan motorik halus anak seperti memasang kancing, mencocokkan warna atau bentuk, dan menjahit. Biasanya ditujukan untuk anak usia 6 bulan sampai pra sekolah, tapi bukan berarti anak-anak yang sudah lebih besar seperti usia taman kanak-kanak tidak bisa menikmatinya, sesuaikan saja aktivitasnya dengan kemampuan dan minat mereka.

Harga Busy Book yang banyak dijual memang lumayan mahal, itu karena proses pengerjaannya yang membutuhkan kesabaran, ketelitian, dan waktu yang nggak sebentar, padahal sebenarnya bahan-bahan yang digunakan sangat ramah di kantong. Karena harganya itu maka belakangan ini banyak ibu-ibu (dan juga saya) yang mencoba membuat Busy Book sendiri, selain jauh lebih ekonomis, kita punya kebebasan penuh menentukan warna, tema dan aktivitas di setiap halamannya. Mau coba membuat sendiri juga?

“Aah saya mah ga kreatif..”

Eh, siapa bilang harus jadi kreatif untuk sekedar membuat Busy Book?
Pola dan tutorial pembuatannya tersedia lengkap di Pinterest, tinggal masukkan keywords Busy Book, Quiet Book, Busy Book Tutorial, atau Busy Book Patterns di kolom search dan dijamin kita akan panik sendiri mau mencoba  yang mana dulu πŸ˜€

“Yaa nggak punya mesin jahit..”

Tenang aja, Busy Book ini bisa banget dijahit tangan, buka Pinterest lagi lalu ketik Basic Stitch Tutorial untuk mempelajari dasar-dasar menyatukan kain dengan jahitan sederhana, kalau masih bingung bisa lihat di youtube lagi. Tutorial Busy Book tanpa jahitan juga tersedia banyak, cuma bermodal lem tembak saja sudah jadi. Tapi memang Busy Book yang dijahit akan terlihat lebih rapih dan juga lebih awet ditangan anak-anak.

“Males ah, nggak telaten.. nggak ada waktu juga..”

Tahu nggak sih? Ternyata menjahit kain berwarna warni dengan pola yang lucu-lucu ini bikin ketagihan lhoo, semacam stress release kalau sudah bosan dengan adult coloring book yang kekinian itu.
Tipsnya supaya nggak gampang patah semangat:
– Santaiii.. Jangan pasang target harus jadi dalam jangka waktu tertentu.
– Jangan juga langsung kalap beli kain dan printilan lainnya dalam jumlah banyak, pilih satu tema dan beli bahan sesuai kebutuhan tema itu saja lalu kerjakan sampai selesai.
– Jangan tergoda mengerjakan banyak halaman sekaligus hanya karena tergiur dengan pola yang memang semuanya lucu-lucu. Lagipula dalam perjalanan membuat busy book biasanya pemilihan tema akan berubah sesuai mood kita dan kemampuan si anak, jadi sayang kan kalau tiba-tiba kita nggak tertarik lagi dengan tema yang sudah kita pilih padahal  bahan sudah dibeli, mungkin dari segi biaya membeli sedikit-sedikit ini akan lebih boros tapi tujuannya kan bukan buat dijual lagi jadi jangan terlalu mikir untung rugi lah..

Continue reading “DIY: Busy Book Project”

DIY: Membuat Solar System Model

image

Waktu pertama kali posting foto planet-planet ini banyak yang mengira planetnya aku bentuk sendiri sampai jadi bulat begitu.. Hahahaa kalau iya beneran aku yang buat bisa setahun baru kelar, itu juga bentuknya bakal lebih mirip pecahan asteroid ketimbang planet, wong gambar lingkaran aja nggak pernah bisa benar-benar bulat -__-

Styrofoamnya memang sudah bulat dari pabriknya, aku beli di Progo lantai 3, tapi di Toko Jolie Jahit Jl. Diponegoro juga ada, harganya antara 1200 – 3500 rupiah perbuah. Murah dan praktis, kita tinggal ngecat saja.

Untuk proses pengecatan sebenarnya akan lebih bagus kalau pakai cat acrylic, tapi karena nggak punya dan harganya juga lumayan, aku cari bahan-bahan yang sudah ada di rumah saja, kan memang tujuan proyek-proyek DIY kami untuk melatih anak-anak agar lebih luwes memanfaatkan apapun yang ada di sekitarnya, tapi bukan manfaatin teman di bangku sebelah ya kak..

Akhirnya aku cuma pakai lem putih PVaC yang diwarnai dengan cat air, pilih cat air dengan kualitas baik.. kasih sedikit cat putih setiap akan mencampur warna supaya hasil akhirnya lebih soft, karena lem PVaC akan berubah bening setelah kering, kalau nggak dikasih cat putih nanti akan lebih mirip bola bekel.
Lalu untuk planet yang punya banyak warna, nggak perlu menunggu kering kalau mau menambahkan warna berikutnya, langsung tumpuk dan hasilnya akan terlihat lebih natural.

image
berjemur dulu yaa..

Continue reading “DIY: Membuat Solar System Model”

Membuat Cat Air Sendiri Yuuk..

image

Setelah dua hari sibuk dengan playdohnya, si kakak mulai bosen, ribut aja minta jalan-jalan.. padahal kan puasa-puasa gini nikmatnya cuma bobo cantik di rumah πŸ˜€

“Mau menggambar gak?”
“Gaaak.. melukis aja..”

Yaelaaaah sama aja dong mesti keluar rumah juga buat beli cat air, karena waktu pindahan kemarin cat air kakak berantakan semua gak berbentuk.

Kepikiran bikin aja, browsing resepnya tapi rata-rata pakai tepung maizena, padahal maizena di rumah tinggal dikit, nanti kalau bikin kue kering harus keluar buat beli lagi, maleees jugaaa.. (duuuh mak, parah banget sih loo..)

Continue reading “Membuat Cat Air Sendiri Yuuk..”

Homemade Playdoh

image

Proyek liburan selanjutnya setelah rumah kardus adalah PLAYDOH, jaman kita dulu (KITAAAA??) nyebutnya Lilin Mainan, atau Vas.  Kalau sudah mainan ini betah deh duduk diam berjam-jam πŸ˜€

Sekarang pun sebenarnya aku paling senang saat Arka dan Raya lagi asik dengan playdohnya, rumah jadi tentram damai sentosa, gak ada yang teriak-teriak, gak ada pukul-pukulan, gak ada hotwheel bertebaran yang lumayan bikin ngilu telapak kaki kalo ga sengaja keinjek πŸ˜€

Tapiii aku juga paling males sama adonan playdoh yang begitu mengering jadi keliatan jorok banget, mau itu playdoh yang beli jadi atau yang buatan sendiri sama aja cepat banget jadi kaku dan kering.. lagian yang beli jadi itu konon gak aman kalau tertelan, yaaa walaupun alasan utamanya sih  kalau beli melulu jelas bikin jebol anggaran yang memang udah nyaris jebol ini πŸ˜€
Gara-gara itu aku jadi jarang banget kasih anak-anak playdoh, toolsnya pun gletakan aja di sana sini (ciyeee lagaknya kaya punya banyak aja), malah buat main pasir sama Raya -__-

Nah, beberapa minggu yang lalu aku dapat resep homemade playdoh dari grup parenting di whatsapp, dilihat-lihat dari bahannya sih meyakinkan, langsung kepingin bikin.. tapi niat eksekusi betulannya baru datang pagi ini hihiiii..

Continue reading “Homemade Playdoh”