Dukung Anak Jadi Generasi Maju Yang Mandiri Dan Percaya Diri Dengan 5 Langkah Ini

Selamat pagi Moms, pernah dengar istilah Hamlet’s Syndrome?

The problem of overthinking and lack of action. It often causes intelligent individuals to be unsuccessful. Due to Hamlet’s Syndrome the genius lived a sad and unproductive life.
-UrbanDictionary.com-

Hamlet adalah tokoh utama dalam  sandiwara tragedi karya William Shakespeare. Seorang Pangeran yang terlalu banyak berpikir dan terlalu sering galau, akibatnya Ia tidak bisa mengambil keputusan dan dan tidak bisa hidup dengan sukses.

Kemampuan seseorang dalam mengambil keputusan berkaitan erat dengan potensi kepercayaan diri dan kemandirian yang dimilikinya sejak kecil. Sayangnya banyak orang tua yang terbiasa memutuskan dan menentukan segala hal dalam hidup anak. Mulai dari apa yang dimakan, baju apa yang dipakai, les apa yang harus diikuti, semua pilihan ditentukan oleh orangtua. Maksudnya sih agar anak nantinya bisa hidup lebih baik dan tidak dilukai orang lain. Padahal ada saatnya kita harus melepas mereka untuk hidup sendiri di dalam kehidupan masyarakat dan menentukan keputusan sendiri untuk kehidupan mereka.

Nggak mau kan anak kita tumbuh besar seperti Hamlet? Karena itu ada baiknya kita mulai menanamkan nilai-nilai kemandirian agar kelak Dia bisa menjadi pribadi yang kuat dan punya kemampuan untuk mengambil keputusan sendiri.

Nggak susah kok membantu anak menjadi pribadi yang mandiri dan percaya diri. Kita bisa mulai dari kebiasaan kecil dalam kehidupan sehari-hari.

In frame: Raya tampil percaya diri dan mandiri tanpa ditemani Bunda dalam peluncuran Wahana Jejak Nutrisi di Taman Pintar

 

Tips Mendukung Anak Jadi Generasi Maju Yang Mandiri Dan Percaya Diri 

1. Libatkan anak dalam menentukan kepentingan keluarga.

Saat menentukan menu masakan seminggu, minta anak ikut memilih masakan yang diinginkannya, berikan batasan yang jelas apa yang bisa dia pilih, misalnya “Besok Bunda mau masak sayur dan ikan, enaknya beli sayur dan ikan apa ya, Dek?”

2. Berikan batasan.

Masih berkaitan dengan poin pertama, anak usia dini mungkin belum bisa memberikan keputusan yang bijak, karena itu beri anak 2-3 pilihan dalam setiap keputusan yang harus diambilnya. Misalnya “Besok kita tamasya ke alam saja ya, enaknya ke pantai atau hutan pinus?”

3. Jelaskan plus minus dari setiap pilihan yang akan diambilnya.

Diskusikan juga kelebihan dan kekurangan dari setiap pilihan yang ditawarkan, dengan begitu anak akan terbiasa mengevaluasi pilihan yang akan dibuatnya. Misalnya, “Kalau di pantai cuacanya panas, tapi adek bisa puas main pasir, sedangkan di hutan pinus, udaranya sejuk tapi cuma bisa berlarian di antara pohon-pohon saja.”

4. Izikan anak menentukan pilihan untuk dirinya sendiri.

Dalam rutinitas sehari-hari, biarkan anak memutuskan baju apa yang akan dipakainya, permainan apa yang ingin dimainkannya, atau buku apa yang ingin dibacanya. Meskipun kadang baju yang dipilihnya tidak pas warna dan modelnya, atau buku yang dipilihnya adalah buku yang sudah jutaan kali dibaca, let them choose and respect their choices.

Menunjukkan rasa hormat terhadap pilihan anak akan membuatnya merasa dihargai, dengan begitu potensi percaya diri dan kemandiriannya akan berkembang optimal.

View this post on Instagram

Someday you’ll outgrow my lap, but never my heart. . Sudah berapa banyak peluk dan cium yang kita berikan untuk anak-anak hari ini? Jangan pernah merasa sudah cukup sering memeluk anak kita yaa, karena mereka butuh dekapan kita sebanyak mungkin untuk proses tumbuh kembangnya. . Saat anak mendapat pelukan otak akan melepaskan hormon oksitosin yang akan memicu koneksi sel-sel pada otak. Semakin banyak sel otak yang terhubung, maka kecerdasan otak anak akan semakin meningkat. Potensi cerdas kreatifnya akan berkembang lebih optimal. . Hormon oksitosin juga akan memicu growth stimulation (stimulasi pertumbuhan) yang meningkatkan potensi tumbuh tinggi dan kuatnya. . Mencurahkan pelukan dan kecupan pada anak juga akan membuatnya merasa diterima dan dihargai, hingga dia bisa tumbuh menjadi pribadi yang optimis dan memiliki potensi percaya diri yang baik. Biasanya anak yang optimis dan selalu percaya diri cenderung memiliki pergaulan yang lebih luas dan supel. . Jadi, sudah berapa pelukan yang kita berikan untuk anak-anak hari ini? Yuk dekap dan dukung mereka menjadi #GenerasiMaju yang cerdas kreatif, tumbuh tinggi kuat, percaya diri, supel, dan mandiri. Jangan lupa juga berikan nutrisi terbaik seperti yang ada dalam segelas #SGMEksplor yaa 😊 . #MombassadorSGMEksplor

A post shared by Yoanna Fayza (@yoannafayza) on

5. Tumbuhkan keberanian dalam diri anak dengan kalimat positif.

Sifat berani akan menumbuhkan potensi percaya diri, karena dukung anak untuk selalu berani menunjukkan pendapat dan berani menghadapi kegagalan. Cara paling mudah adalah dengan selalu menunjukkan kekuatannya melalui kata-kata positif seperti “Adek pasti bisa kok, kan selama ini sudah latihan terus.” atau, “Asal semangat dan rajin latihannya pasti bisa lah Dek.”

View this post on Instagram

Jujur, Raya jarang banget ikut lomba mewarnai, karena Bundanya males nungguin 😆😅 . Padahal sering ikut kompetisi seperti ini banyak juga manfaatnya yaa.. Ngga usah mikir menang kalahnya, dengan anak mau ikut saja sudah menandakan potensi kepercayaan dirinya yang baik, begitu juga dengan potensi kemandiriannya karena selama lomba nggak minta ditemani. . Kalau gitu mulai sekarang bakal lebih sering mengajak Raya ikut kompetisi-kompetisi edukatif seperti ini ah, sambil tetap dibekali susu #SGMAktif yang kaya formula complinutri tentunya, jadi kelima potensi prestasinya seperti cerdas kreatif, tumbuh tinggi kuat, percaya diri, supel, dan mandiri bisa makin terasah optimal 😊 . #GenerasiMaju #MombassadorSGMEksplor #SGMEksplor

A post shared by Yoanna Fayza (@yoannafayza) on

Nggak susah kan mendidik anak-anak menjadi pribadi yang punya percaya diri tinggi dan mandiri? Dan supaya anak-anak lebih percaya diri, pastikan mereka mendapat asupan nutrisi terbaik dalam menu hariannya. Karena asupan nutrisi akan mempengaruhi potensi cerdas kreatif dan tumbuh tinggi kuatnya.

Sudah bukan rahasia kalau anak yang cerdas kreatif dan tumbuh tinggi kuat akan lebih percaya diri dan mudah bergaul (supel). Salah satu cara memenuhi asupan nutrisinya dengan memberikan 2 gelas susu SGM Eksplor setiap harinya.

View this post on Instagram

Yaay sudah hari ke-7. Alhamdulillah nggak pernah ada drama sahur, bangun dan makan selalu semangat sambil bercanda, walau rumah jadi berisik banget di pagi buta 😅😅 . Kakak sudah bisa puasa penuh sampai Maghrib. Kalau adek puasa bedug, tiap denger suara bedug dia minum. Nggak apa-apa ya dek.. yang penting menjalaninya dengan happy, tanpa paksaan atau iming-iming hadiah. . Supaya mereka tetap aktif dan ceria selama puasa, saya usahakan menu hariannya memenuhi pedoman piring gizi seimbang untuk mengganti semua kalori yang terpakai. Ada karbohidrat, protein, sayur, buah, dan segelas susu. . Arka Raya memang suka sekali susu, dan untuk mereka saya berikan #SGMEksplor dengan formula Complinutri yang mengandung Omega 3 dan 6, kalsium, vit D, vit B, vit C, zat besi, dan zinc yang akan membantu perkembangan otak, meningkatkan kekuatan tulang dan gigi, menjaga imunitas tubuh dan menambah energi. Aspek yang penting untuk meningkatkan potensi pcerdas kreatif dan tumbuh tinggi kuat pada anak. . Yuk moms, jaga asupan nutrisi anak2 selama berpuasa agar mereka tetap bisa tumbuh optimal menjadi #GenerasiMaju yang cerdas kreatif, tumbuh tinggi kuat, mandiri, supel, dan percaya diri. . #SGMEksplor #MombassadorSGMEksplor

A post shared by Yoanna Fayza (@yoannafayza) on

Karena susu #SGMEksplor dengan formula COMPLINUTRI dilengkapi zat gizi makro dan mikro seperti Asam Linoleat Omega 3 dan 6, Protein,  Vitamin D3,  Vitamin A,  Vitamin C, Zinc, Zat Besi, dan kalsium. Semua zat gizi itu sangat dibutuhkan untuk mendukung anak-anak menjadi #GenerasiMaju yang punya potensi prestasi cerdas kreatif, tumbuh tinggi kuat, percaya diri, supel, dan mandiri.

Jadi, jangan lupa berikan anak-anak 2 gelas susu SGM Eksplor setiap harinya ya Moms 🙂

#MombassadorSGMEksplor

(Visited 26 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *