5 Hal Ini Bakal Membuat Si Kecil Betah Mewarnai

Pada sebagian anak segala sesuatu tentang gambar dan proses mewarnai bisa membuat mereka bahagia duduk berjam-jam. Namun, sebagian anak lain malah begitu antusias menghasilkan coretan-coretan abstrak nan absurd di kertas gambarnya hanya di 5 menit pertama ((5 MENIT)) sebelum akhirnya kembali sibuk dengan lego atau bonekanya. Padahal kegiatan menggambar dan mewarnai penting untuk melatih kognitif dan motorik, juga menjadi sarana anak mengekspresikan emosinya, jadi walaupun anak kita (anak-anak saya tepatnya πŸ˜€ ) tidak begitu menyukai kegiatan ini, kita tetap harus mengenalkan pada mereka, tapi tentu saja dengan cara yang menarik supaya nggak ditinggal kabur lagi seperti yang sudah-sudah πŸ˜€

Sebelum mulai meminta si kecil menggambar, kita bisa mengajaknya mewarnai gambar dulu, karena kegiatan mewarnai bisa mendorong anak yang tadinya ogah-ogahan jadi lebih tertarik dengan gambar, cari saja gambar kesukaan mereka di Pinterest, tinggal save lalu print πŸ™‚

Beruntung saya mengenal Mbak Liya Swandari, si jago lukis sekaligus pemilik sanggar lukis dan sudah menerbitkan buku panduan mewarnai untuk anak-anak “Aku Juara Mewarnai: Mengenal 27 Teknik Mewarnai Paling Asyik”. Tips dan trik yang dijelaskan di bukunya benar-benar seru untuk dicoba bersama anak-anak.

image

Menurut Mbak Liya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan orang tua kalau ingin anak-anaknya menyukai kegiatan mewarnai. Hasil obrolan kami kemarin saya rangkum di sini:

1. Beri media mewarnai selain kertas

Karena kertas HVS sudah terlalu mainstream, Mbak Liya suka memberi anak-anak media gambar yang jarang mereka temui, misalnya tissue, kanvas, triplek, lembaran goni, atau kaos polos. Barang-barang itu bisa menahan anak lebih lama berkutat dengan peralatan mewarnainya.

2. Sediakan berbagai alat gambar dan mewarnai

Kalau tadi medianya, sekarang alat mewarnainya. Dibukunya, Mbak Liya menjelaskan aneka alat gambar berikut fungsinya, misalnya aneka pensil warna, cat air, spidol, pastel minyak, kuas, lalu biarkan anak-anak memilih dan menemukan mana yang paling pas untuk mereka.

3. Ajari teknik mewarnai sederhana

Ajak si kecil bermain-main dengan warna kontras, teknik gradasi warna, konturing, arsir, motif, atau bisa juga mengkombinasikan pensil warna dengan spidol untuk menghasilkan warna yang unik. Di buku Mbak Liya, semua teknik keren ini dijelaskan satu persatu secara detail looh.. Misalnya saja teknik pastel dan paku, jadi kita beri warna terang dulu sebagai dasar lalu beri warna gelap diatasnya, kemudian kita bentuk motif dengan menggoreskan paku, kayaknya lucu untuk dicoba ini.

4. Ikut Mewarnai di sampingnya

Ini yang paling penting. Saat meminta anak menggambar/mewarnai/melukis jangan cuma menyediakan alat ini dan itu lalu ditinggal bersosmed yaa, duduk lah di sampingnya, pilih gambar yang sama dan tunjukkan bahwa kita juga menikmati menggambar dan mewarnai.

5. Pamerkan!

Apresiasi hasil karya mereka bagaimanapun bentuknya. Sediakan satu sudut di rumah tempat mereka bisa menempelkan hasil karyanya, kalau bisa di ruangan yang bisa dilihat banyak orang.

Sepertinya nggak terlalu susah ya mengenalkan si kecil pada kegiatan seru ini, yang penting kitanya telaten memberi contoh, bisa dicoba nih untuk mengisi liburan yang sebentar lagi tiba πŸ™‚

image
Bunda VS Kakak - hasil corat coret kami sore ini memakai teknik gradasi dari buku Mbak Liya
(Visited 174 times, 2 visits today)

3 thoughts on “5 Hal Ini Bakal Membuat Si Kecil Betah Mewarnai”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *