DIY: Busy Book Project

image

Gara-gara melihat seorang teman pamer Busy Book hasil buatannya di linimasa Facebook, aku jadi ingat kalau pernah membuatkan busy book juga untuk Raya, walaupun belum seratus persen selesai (dan entah kapan bisa benar-benar selesai) tapi sudah sering dimainkan dan dibawa jalan-jalan juga. Selain mampu menstimulasi kemampuan kognitif dan motorik halus anak, sesuai namanya Busy Book ini lumayan banget membuat si bocah sibuk bermain.

Busy Book atau Quiet Book atau Soft Book terbuat dari kain (terutama flannel) yang dibentuk menjadi sebuah buku dengan warna warna cerah, berisi aktivitas permainan sederhana yang mampu merangsang kemampuan motorik halus anak seperti memasang kancing, mencocokkan warna atau bentuk, dan menjahit. Biasanya ditujukan untuk anak usia 6 bulan sampai pra sekolah, tapi bukan berarti anak-anak yang sudah lebih besar seperti usia taman kanak-kanak tidak bisa menikmatinya, sesuaikan saja aktivitasnya dengan kemampuan dan minat mereka.

Harga Busy Book yang banyak dijual memang lumayan mahal, itu karena proses pengerjaannya yang membutuhkan kesabaran, ketelitian, dan waktu yang nggak sebentar, padahal sebenarnya bahan-bahan yang digunakan sangat ramah di kantong. Karena harganya itu maka belakangan ini banyak ibu-ibu (dan juga saya) yang mencoba membuat Busy Book sendiri, selain jauh lebih ekonomis, kita punya kebebasan penuh menentukan warna, tema dan aktivitas di setiap halamannya. Mau coba membuat sendiri juga?

“Aah saya mah ga kreatif..”

Eh, siapa bilang harus jadi kreatif untuk sekedar membuat Busy Book?
Pola dan tutorial pembuatannya tersedia lengkap di Pinterest, tinggal masukkan keywords Busy Book, Quiet Book, Busy Book Tutorial, atau Busy Book Patterns di kolom search dan dijamin kita akan panik sendiri mau mencoba  yang mana dulu πŸ˜€

“Yaa nggak punya mesin jahit..”

Tenang aja, Busy Book ini bisa banget dijahit tangan, buka Pinterest lagi lalu ketik Basic Stitch Tutorial untuk mempelajari dasar-dasar menyatukan kain dengan jahitan sederhana, kalau masih bingung bisa lihat di youtube lagi. Tutorial Busy Book tanpa jahitan juga tersedia banyak, cuma bermodal lem tembak saja sudah jadi. Tapi memang Busy Book yang dijahit akan terlihat lebih rapih dan juga lebih awet ditangan anak-anak.

“Males ah, nggak telaten.. nggak ada waktu juga..”

Tahu nggak sih? Ternyata menjahit kain berwarna warni dengan pola yang lucu-lucu ini bikin ketagihan lhoo, semacam stress release kalau sudah bosan dengan adult coloring book yang kekinian itu.
Tipsnya supaya nggak gampang patah semangat:
– Santaiii.. Jangan pasang target harus jadi dalam jangka waktu tertentu.
– Jangan juga langsung kalap beli kain dan printilan lainnya dalam jumlah banyak, pilih satu tema dan beli bahan sesuai kebutuhan tema itu saja lalu kerjakan sampai selesai.
– Jangan tergoda mengerjakan banyak halaman sekaligus hanya karena tergiur dengan pola yang memang semuanya lucu-lucu. Lagipula dalam perjalanan membuat busy book biasanya pemilihan tema akan berubah sesuai mood kita dan kemampuan si anak, jadi sayang kan kalau tiba-tiba kita nggak tertarik lagi dengan tema yang sudah kita pilih padahal  bahan sudah dibeli, mungkin dari segi biaya membeli sedikit-sedikit ini akan lebih boros tapi tujuannya kan bukan buat dijual lagi jadi jangan terlalu mikir untung rugi lah..

“Bahannya mahal nggak?”
Mahal atau nggak itu relatif yaa.. Tergantung duit jajan kita sebulan berapa πŸ˜€
Di sini aku bocorin harga beberapa alat, bahan, dan printilan lainnya yang masih aku ingat.
1. Satu set jarum jahit, sekitar Rp. 2.000
2. Kain flanel polos ukuran 25 x 25, Rp. 2.000/lembar, Rp.20.000/lusin beda warna.
3. Benang jahit warna, Rp. 1500  Rp. 2.000/pcs
4. Velcro, Rp.3.000/meter
5. Kancing warna warni, harga tergantung bentuk, rata-rata Rp. 1.000  Rp. 2.500/pcs
6. Kancing jepret, sekitar Rp. 2.000  Rp. 3.000/6 pcs
7. Alat Lem Tembak (nggak tahu apa namanya), Rp. 35.000/pcs, beli isinya saja Rp. 600/batang, nanti pakainya dibakar pakai korek πŸ˜€
8. Gunting kain, aku sih pakai yang harga Rp. 5.000 tapi yang Rp. 30.000 juga ada πŸ˜€
Printilan ini yang jadi kebutuhan wajib pembuatan Busy Book, kalau lain-lainnya menyesuaikan tema yang dipilih.

Busy book ini aku buat dengan menyesuaikan kebutuhan dua anak karena si kakak langsung merengek minta dibuatkan juga, padahal bikin satu saja belum tahu kapan selesainya, kok malah minta dua? πŸ˜€

Page 1: Puzzle Bricks

image
Puzzle Bricks

Halaman dengan pola yang paling gampang dibuat, cuma perlu kertas HVS, pensil, dan penggaris. Menggunting dan menjahit flanelnya juga cukup mudah. Masing-masing keping puzzle aku beri warna berbeda dan ditumpuk dua supaya lebih kaku. Untuk merekatkan keeping dengan dasarnya bisa menggunakan Velcro yang direkatkan dengan lem tembak.

Tujuan: mengembangkan kemampuan problem solving, menyeimbangkan koordinasi mata dan tangan, melatih kesabaran, mengenal bermacam warna, dan meningkatkan keterampilan kognitif.

Page 2: In The Street

image
In The Street

Walaupun letaknya di halaman kedua tapi sebenarnya ini halaman yang paling pertama aku buat, jahitannya super berantakan, penempatan mobil dan traffic lightnya juga njomplang πŸ˜€ πŸ˜€

Tujuan: mengenalkan warna lampu lalu lintas, belajar melepas dan memasang kancing, melatih jari-jemari sebagai dasar kemampuan menulis, dan melatih kesabaran.

Page 3: Collect The Fishes

image
Collect The Fishes

Tujuan: Sebagai media bercerita tentang proses penangkapan ikan di laut dan profesi nelayan, belajar melepas dan memasang kancing sebagai dasar kemampuan menulis, melatih kesabaran, dan mengenal bermacam warna.

Page 4: Harvest Time

image
Harvest Time

Menjahit apel-apel ini sebenarnya nggak terlalu susah, tapi karena kecil-kecil dan banyak jadi gemes kok yaa nggak rampung rampung thooo πŸ˜€

Tujuan: Membedakan dan mengelompokkan warna primer, belajar melepas dan memasang kancing.

Page 5: Lifecycle of A Butterfly

image
Lifecycle Of A Butterfly

Halaman paling girly yang pernah aku buat sekaligus pembuktian kalau memang nggak punya bakat girly, tapi ya sudah lah.. yang penting maksudnya tersampaikan πŸ˜€

Tujuan: Sebagai media bercerita tentang siklus hidup kupu-kupu, mengenalkan angka 1-5, belajar melepas dan memasang kancing.

Page 6: Buckle Up

image
Buckle Up!

Lagi-lagi idenya dari Pinterest. Kebetulan toko jahit langganan punya koleksi kancing dan aneka pengait tas yang lumayan lengkap, harganya pun cuma sekitar dua ribu sampai tiga ribu rupiah saja perbuahnya.

Tujuan: Belajar memasang aneka sabuk dan pengait tas, melatih kelenturan jari-jemari sebagai dasar kemampuan menulis.

Page 7: Tie The Shoes

image
Tie The Shoes

Karena ga punya alat pelubang kain jadi aku pakai kancing model kait sebagai lubang tali sepatunya, dan polanya langsung aku cetak dari sepatu Arka (yang juga dipakai Raya) waktu bayi πŸ˜€ Aku pribadi paling suka dengan halaman yang ini, karena si sepatu selalu mengingatkan aku dengan kaki mungil anak-anak πŸ™‚

Tujuan: Belajar mengikat tali sepatu dan melatih kesabaran.

Page 8-9: Solar System

image
Solar System

Mulai halaman ini sampai kebelakang adalah jatah si kakak, dan waktu tahu aku bakal membuat tema solar system dia mendadak rajin sekali membereskan mainannya, alasannya supaya Bunda bisa cepet-cepet bikin planetnya πŸ˜€ :D:D
Polanya aku gambar sendiri karena nggak nemu printable dengan ukuran yang pas, yaa bisa sih di resize tapi ribet ah, lebih cepat gambar pakai jangka.

Tujuan: Mengenalkan nama, bentuk dan letak susunan planet di tata surya, media bercerita tentang gerak rotasi dan revolusi planet, belajar melepas dan memasang kancing.

Page 10-11: The Seven Continents

image
The Seven Continents

Ini halaman yang paling bikin mata perih dan jari puegeel.. dan karena printer yang pingsan, terpaksa menggambar pola hanya dengan tangan, makanya beberapa bentuk benua jauh sekali dari aslinya πŸ˜€

Tujuan: Mengenalkan nama dan letak benua-benua yang ada di bumi, media bercerita tentang keanekaragaman bangsa dan ras di belahan dunia.

Page 12-13: Indonesian Archipelago

image
Indonesian Archipelago

Karena sudah pernah mengerjakan peta dunia, yang ini jadi sedikit lebih lancar, pe-er ternjlimetnya ada di pulau Sulawesi yang nggak tahu kenapa kok susah sekali digunting sesuai pola.. mungkin karena bentuknya yang langsing kiri kanan atas bawah πŸ˜€

image
Si Sulawesi yang bikin pening πŸ˜€

Tujuan: Mengenalkan nama dan letak pulau-pulau yang ada di negara kita, media bercerita tentang keanekaragaman suku dan bahasa.

Page 14: Weave It

image
Weave It!

Halaman terakhir, sudah mulai bosan jadi sengaja pilih tema ini karena nggak perlu banyak jahitan, lagipula pilihan warna bahan sudah nggak banyak dan kebanyakan dari kain-kain sisa.

Tujuan: Melatih keseimbangan koordinasi mata dan tangan, melatih kesabaran, kerapihan, konsistensi, dan meningkatkan keterampilan kognitif.

Nah sekarang tinggal cover dan menyatukan semua halaman menjadi buku, bagian ini yang sampai sekarang belum bisa aku selesaikan dengan sempurna, belum punya alat pelubang kain karena harganya yang bikin kantong bolong hihihiii.. Sementara Cuma aku kasih dua lubang kecil di tiap-tiap pinggir halaman dengan bantuan gunting lalu diikat dengan pita, cover juga masih polosan saja, sengaja nggak aku kasih apa-apa karena sudah bisa ditebak bakal cepat rontok dan tercecer waktu digotong kesana sini.

Selanjutnya pingin banget bikin playmat dari flanel, kayanya seru punya playmat yang bisa dilipat dan praktis ditenteng, semoga saja bisa terwujud dalam waktu dekat.. Doakan yaa πŸ™‚

(Visited 9,299 times, 10 visits today)

22 thoughts on “DIY: Busy Book Project”

    1. Kan malah keren kalo gambar sendiri makdi.. Nah kalo aku yg gambar lingkaran aja peyot2, mending ngeprint di pinterest hahaa

  1. Mak, Aku mau dong titip beliin bahan2nya.. Pengen bgt bikin, tp lg hamil udah week 38, bingung gmn mo nyari bahannya.. Sekalian aja dibisnisin utk sediain bahan2nya mak.. ? Hehe.. Kalau bisa dititip kirim kontak ke emailku ya mak.. Makasih byk lho sebelumnya ☺️

    1. Salam kenal juga mak πŸ™‚
      Hahaa iya yg peta bikin jari linu2 tapi karena udah separo jalan ya terpaksa diterusin πŸ˜€ πŸ˜€

  2. wow…kreatif bgt mba! telaten juga yak. aku udah nyerah duluan deh. ini baru bikin 3 halaman, ga pake jahit-jahit (tinggal dilem tembak aja haha), kok rasanya susah ngumpulin tenaganya. untung udah beli yg versi jadi, meski beda kepuasannya yaa. hahaha.

  3. ya ampun buk… waktumu bisa banget buat bikin itu semua ya.. kepengen banget bikin ini itu.. lha kalo libur kayane waktuq habis cuma buat momong sikecil dan tidur.. hahaha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *