Cucur Manado

image

Duluuuuu.. Waktu SMP aku pernah punya kakak kelas yang setelah pulang sekolah selalu bantu ibunya berjualan kue cucur keliling kompleks dengan berjalan kaki menenteng keranjang isi cucurnya itu.. Salut iya, tapi yang bikin aku sampai sekarang gak bisa lupa karena cucur-cucurnya itu.. Enaaaak bangeeet!! Warnanya coklat khas gula jawa, legit, berserat, tengahnya buncit dan pinggirnya berenda besar-besar.. sedap laah pokoknya šŸ˜€
Mama bilang itu cucur ala manado makanya beda sama cucur yang dijual di pasar..

Setelah pindah Jogja gak pernah bisa nemu cucur model begitu.. yaaa boro-boro cucur ala manado, wong cucur biasa aja langka, semuanya kompak tipis-tipis dan warnanya pucat pasi kaya kurang gizi šŸ™

Mau bikin sendiri yang ala ala manado gitu tapi konon proses pembuatan cucur itu tricky banget, kalau yang gak biasa bikin katanya dijamin bantet alias gak berserat dan gak berenda šŸ˜€ šŸ˜€
‘katanya katanya’ itu yang buat aku jadi lemes duluan mau bikin hahahaaa.

Tapiii.. Rasa rindu akan cucur yang legit dengan wangi kayu manis yang semerbak ternyata makin membuncah (opo thoo iki??), jadi lah tergoda lagi cari-cari resep cucur manado, mengumpulkan semangat buat eksekusi resepnya,dan menyiapkan mental kalo hasilnya bakal bantet šŸ˜€ šŸ˜€

Padahal mah bahan bikin cucur yang berserat, berenda, legit, dan coklat legam itu guampaaang banget, cuma butuh air, gula jawa, tepung beras, dan terigu, sisanya optional aja.. Nah, proses pembuatannya itu yang memang tricky, pernah baca dimana gitu, oma-oma manado biasanya mendiamkan adonan cucur semalaman sebelum digoreng keesokan paginya.
Tapi tenang aja.. Resep yang udah aku coba ini cuma butuh didiamkan sekitar 60 menit kok, hasilnya tetap berenda keriting, berserat besar, dan gendut ditengah, kuncinya ada di proses penggorengan.. Pakai api sedang tapi pastikan minyak sudah benar-benar panas waktu menuang adonan, wajan juga harus cekung kalau mau dapat ‘gendut’ ditengah, dan minyak goreng mesti pas untuk satu buah cucur aja, jangan kebanyakan sampai cucurnya bisa berenang bebas tapi jangan kurang juga supaya kita punya space buat siram-siram minyak keatas cucurnya.. Bingung? Hahaaa sama kalo gitu..

image

CUCUR MANADO

Bahan A
150 gr gula jawa yang berwarna coklat pekat, sisir halus
2 lembar daun pandan, iris-iris
250 ml air bersih

Bahan B
150 gr tepung beras
50 gr tepung terigu all purpose
1/4 sdt garam
1 sdt kayu manis bubuk

Cara Membuat Cucur Manado
1. Rebus bahan A sampai gula larut, tunggu agak hangat lalu saring.
2. Campur rata bahan B, masukkan rebusan gula (bahan A) secara perlahan sambil diaduk, lebih bagus kalau pakai tangan supaya tepung yang masih bergerindil bisa terdekteksi (bahasanya maak..)
3. Setelah adonan tercampur rata lalu dikeplok-keplok sambil sesekali diaduk berputar. Proses mulai dari mencampur tepung dan gula sampai keplok-keploknya sekitar 30 menitan supaya hasilnya bisa berserat.
4. Istirahatkan adonan kurang lebih 60 menit.
5. Panaskan minyak dengan api sedang cenderung kecil, pastikan minyak benar-benar panas supaya si cucur bisa berenda.
6. Tuang adonan dengan menggunakan sendok sayur, setelah pinggir cucur mulai mengeras tusuk bagian tengah dengan tusuk sate sambil disiram-siram minyak sampai cucur matang merata dan kecoklatan lalu angkat, tiriskan di atas tisu kertas atau kertas minyak.
Jaga supaya minyak di wajan selalu cukup untuk merendam satu buah cucur, kalau mulai berkurang bisa ditambah lagi tapi jangan berlebih.

Oiya, proses penggorengannya ini bakal boros minyak dan gas juga tentunya, jadi waktu mau bikin pastikan dulu stok minyak goreng dan gas yaa.. šŸ˜€

Intinya sih, bikin cucur kebanyakan main perasaan, makanya penting banget punya mood yang bagus sebelum bikin šŸ˜€

(Visited 104 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *