Bertemu Einstein di Museum Sains Taman Pintar

Liburan sekolah yang seabad ini bener-bener bikin pusing pala ibuk.. Udahlah puasa bikin males ngeluyur, eh anaknya brisik aja ngajak pergi.. Gak diturutin kuping panas, diturutin ganti kepala yang kepanasan -__-

Untung Jogja punya Taman Pintar yang gak ada matinya.. murah, meriah, lengkap, dan pastinya gak kepanasan.. Bawa bocah kesitu sambil sangu lima puluh ribu aja udah bisa main-main di area PAUD dan naik beberapa wahana, masih sisa juga buat beli Teh Tongtji dan sosis bakar šŸ˜€

Tapi Arka sudah terlalu sering main-main di area PAUD, gak ada tantangannya lagi, lagian aku ogah juga nungguin dia main tanpa ngemil-ngemil.. jadi kemarin akuĀ  ajak dia masuk Gedung Memorabilia, Gedung Oval, dan Gedung Kotak.

Harga tiket terusannya gak terlalu mahal, Rp. 10.000 untuk anak-anak dan Rp. 18.000 untuk dewasa.

Setelah membeli tiket, kita diharuskan masuk ke Gedung Memorabilia dulu, mungkin karena Gedung Oval kelihatan lebih menarik buat anak-anak daripada si Memorabilia ini hehee.. di sini kita bisa menyusuri kembali Sejarah Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Sejarah Pendidikan di Indonesia, selain itu ada juga koleksi Pustaka Kepresidenan walaupun gak terlalu lengkap.

image

image

image

Setelah keluar dari Gedung memorabilia baru boleh masuk Gedung Oval dan langsung di sambut oleh ikan-ikan raksasa penghuni Aquarium Air Tawar yang bentuknya menyerupai lorong seperti di Seaworld Ancol.

image

Di Gedung Oval ini kita bisa belajar tentang kehidupan dinosaurus di Zona Purba, mengenal alat-alat peraga fisika dan kimia hasil teori pemikiran ilmuwan sekelas Einstein, mencoba simulasi gempa bumi di Zona Cuaca dan Iklim, favoritnya Arka sih di bagian tata surya dimana dia bisa puas melototin gambar planet-planet dengan skala yang sebenarnya..

Masih banyak zona-zona lain di Gedung Oval ini yang gak bisa aku ingat semua karena heboh mbuntutin Arka yang lari sana sini takjub dengan banyaknya alat peraga.

image

image

image

image

image

Setelah berputar di Gedung Oval kita akan langsung memasuki Gedung Kotak yang juga memiliki beberapa zona yang gak kalah seru, ada Zona Gamelan, Zona Air untuk kehidupan, Zona Teknologi Otomotif, Zona Pengolahan Susu, Zona Batik, dan berbagai zona lain yang (lagi-lagi) gak bisa kuingat :p
Selain itu kita juga bisa menjajal beberapa peraga turbulensiĀ dan peraga hukum Archimedes, seru laaah pokoknya..
image

image

image

Gedung Oval dan Kotak ini luasnya lumayan, jadi kalau niat masuk sini pastikan kita gak terburu-buru, bawa bekal air minum dan kasih sepatu yang nyaman buat si bocah, emaknya juga jangan iseng pakai heels kalau gak pingin bayar tukang urut šŸ˜€

Selain ketiga gedung tadi Taman Pintar juga punya Planetarium yang sudahĀ menggunakanĀ teknologi digitalĀ  projector.Ā Di sini kita bisa menyaksikan simulasi suasana langit kota Yogyakarta padaĀ malam hariĀ dengan susunan bintang dan benda-benda langit.. favoritnya Arka: simulasi hujan meteor!
Harga tiketnya gak terlalu mahal kok, Rp. 15.000per orang untuk dewasa atau anak-anak.

image

Jalan-jalan hari ini kayanya berhasil bikin si bocah puas, keliatan dari ocehannya yang gak pake rem tentang planet bercincin debu, bintang yang ada ekornya, listrik yang bisa nyala, rumah gempa, dan tower indosat yang jumlahnya ternyata buanyaaaak.. hahaa selama ini dia pikir tower indosat adanya di depan rumah dia doang šŸ˜€ šŸ˜€

(Visited 207 times, 1 visits today)

1 thought on “Bertemu Einstein di Museum Sains Taman Pintar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *