Membuka Bab Baru di Rumah Baru

Halooo Kakak, Adek..

Blognya berdebu kelamaan gak dibuka.. hihiii maaf ya, bunda belum sempat sering-sering bercerita, iyaaa memang belum sempat kok, bukan karena maleeess.. *ngeles*
Padahal banyak banget isi kepala (dan juga hati) ini yang perlu diekspresikan jadi curhatan, tapi ya gitu.. sebelum sempat berubah jadi tulisan sudah keburu hanyut bersama berember-ember cucian atau hilang tertindih tumpukan setrikaan πŸ˜€

Eh kita sudah pindah rumah looh.. Resminya tanggal 24 Mei 2015. Alhamdulillah sesuai kaya maunya kakak, yang temboknya baru, lantainya bersih, luas bisa buat simpan semua mainan.. Bunda juga punya space buat bikin kebun hihiii.. asik lah pokoknya πŸ™‚
Selalu bersyukur ya Nak.. karena kita punya banyak alasan untuk itu.

Bersyukur karena kita dikelilingi orang-orang baik yang menciprati kita dengan banyak kebaikan sampai bisa tinggal di rumah yang lebih nyaman dan lebih sehat buat kalian..

Bersyukur untuk karir ayah semakin bagus, karena itu berarti Bunda bisa tetap menemani kalian di rumah dan yang paling penting uang jajan kita nambah terus πŸ˜€ πŸ˜€

Bersyukur karena kakak sebentar lagi jadi anak TK.. sudah pintar tambah-tambahan dan mulai senang belajar mengeja huruf.. nanti deh ya Bunda tulis di postingan sendiri tentang kemampuan kakak menyerap pelajaran yang belakangan ini semakin cepat..

Balik lagi ke kisah rumah baru kita.. ternyata baru pindah sebulan ya?  rasanya udah lamaa bangeeet.. Secara walaupun baru sebulan tapi cerita hebohnya udah banyak ajaa πŸ˜€

Hari kedua di rumah baru adek udah kena capit yuyu (kepiting sungai) guedee saking ga bisa diemnya menjelajah pojok-pojok halaman, mungkin yuyunya gemes liat anak gendut kriwil πŸ˜€
Selanjutnya setiap hari ada aja luka-luka yang nempel di kaki atau tangannya, lari kesana, manjat yang itu, korek-korek lubang semut hitam sampe dirubung semut sebadan, ketiban meja makan, kejatuhan kursi, hadududuuuuh beneran Bunda pingin gigit pantat adek deeh..

Kakak juga gak kalah menguras emosi kami, di hari keempat pindah tiba-tiba diare parah, setelah dua hari sakit, lalu sehari sembuh dan besoknya diare lagi, begitu terus selama hampir 3 minggu.

Setelah diurut kronologinya, kakak mulai diare setelah pamitan dengan miss dan teman-teman di Little Tree.. Memang sejak pindah rumah sudah diniatin kalau kakak akan berhenti sekolah karena jarak tempuh rumah baru – sekolah gak memungkinkan Bunda buat bisa antar jemput tiap hari, toh waktu belajarnya tinggal dua minggu aja.. jadi tanggal 1 Juni kemarin kakak masuk sekolah cuma untuk pamitan.

Pamitannya sih lancar, kakak tetap keliatan ceria walau sempat manyun sebentar, tapi besok paginya dimulailah drama panjang tiada ujung berjudul “Gastroenteritis”
Berat kakak turun 2 kg, mata sayu, kadang bengkak-bengkak, tapi suhu badan gak pernah demam.
Udah di bawa ke dokter, ke tukang pijat anak, bacain doa macem-macem tiap malam, hasilnya ya gitu-gitu aja, sehari sembuh, dua hari diare plus vomit.. :'(

Sebenarnya kakak sempat sehat segar bugar selama 3 hari waktu Miss Ninda ngabari kalau kakak akan ikut menari di Graduation Day tanggal 13 Juni 2015.
Iyaaa kakak mendadak sehat, bisa lancar menari dan diwisuda.. walaupun dua hari setelah itu si gastro menyerang lagi -___-

Maaf ya kak.. ternyata kakak sakit karena sedih berpisah dengan Miss dan teman-teman di sekolah, mungkin kakak sendiri belum tau apa yang kakak rasakan jadi kakak juga gak bisa cerita sama bunda atau ayah.. Kami juga gak menyangka kalau semangat kakak bersekolah sebesar itu, karena biasanya anak-anak suka sekali dengan yang namanya libur panjang jadi kami pikir bukan masalah kalau berhenti sekolah dua minggu lebih cepat.. Sekali lagi maaf ya Nak..

Akhirnya karena sudah terlalu sering diare dan vomit keliatannya kakak mulai terbiasa πŸ™  Sehari-hari cuma tiduran dan nonton TV, kadang mau makan, kadang minum aja gak mau..

Lalu ayah cerita kalau tanggal 17 Juni ada premierenya Minions, waaaah kakak langsung semangat nonton, tapi karena gak memungkinkan buat nonton tanggal 17, kita ambil tiket tanggal 18 malam.. dek Raya dan oma juga ikut, lengkap dengan perbekalan pizza, donat, kentang goreng, es teh, dan jus jeruk (piknik di bioskop maaak??)

Thanks to Minions.. karena sejak malam itu kakak betul-betul sehat, gak pernah lagi diare dan vomit, pelan-pelan selera makannya mulai membaik, termasuk juga kebawelannya πŸ˜€ πŸ˜€

Selesai teror gastroenteritis, rumah juga mulai bersih dari tumpukan kardus, barang-barang mulai tertata rapih, kakak dan adek mulai terbiasa dengan situasi rumah yang sepi tanpa tetangga sama sekali, malah jadi kompak main bareng ke sana sini, di mana ada kakak di situ ada adek.. dan di situ juga kalian pukul-pukulan, jambak-jambakan, sampai nangis bareng.. lalu buru-buru juga kalian berpelukan begitu bunda mulai naikin oktaf suara πŸ˜€ πŸ˜€

Sebuah bab baru di kehidupan kita sudah menunggu Boys, semoga rumah ini akan selalu penuh dengan tawa dan doa-doa kalian, karena cuma itulah yang menguatkan bunda dan ayah πŸ™‚

-Dini hari di Yogyakarta, 21 Juni 2015
Saat harus nungguin kakak yang gak bisa tidur karena dirubung nyamuk (memang cuma kakak yang paling sering dirubung nyamuk..)

(Visited 79 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *