Letter to Baby A..

sayang.., hari ini tepat 26 minggu kamu ada dirahim bunda..

Ngga terasa ya dek? 26 minggu kita bergerak bersama, bernafas dengan irama yang sama, bahagia, terkejut, takut, sedih, marah dalam rasa yang sama, dan kamu adalah partner kecil yang luar biasa hebat.. kamu ingat tiap kali bunda sakit? dan bunda nangis karena membayangkan apa yang kamu rasain di dalam sana, bunda pikir kamu juga sakit.. tapi kamu malah menendang bunda sangat keras dan semakin sering, seakan kamu mau bilang “liat bunda, aku kuat.. aku sehat dan baik-baik aja..” terima kasih ya sayang, karena apa yang kamu lakukan sudah menenangkan bunda.

Pernah juga bunda mati gaya karena bosan dan ngantuk waktu harus ikut meeting di jamsostek. tiba2 kamu sibuk jungkir balik sampai-sampai bunda bisa liat perut bunda naik turun dan bergoyang-goyang mengikuti gerakanmu, hahahaa.. rasanya ngga tahan pingin ketawa, untung ngga ada yg liat bunda senyum-senyum sndiri.. terima kasih lagi sayang, kamu tau persis kapan harus menghibur bunda.

kamu tau ngga? bunda sudah punya sejuta rencana buat kita berdua saat kamu mulai besar nanti. sambil nunggu ayah pulang kerja kita main lego, puzzle, atau.. kamu mau main game di notebook? boleh kok..terus kita cobain macam-macam makanan yang bunda masak sendiri buat kamu, mudah-mudahan kamu suka & lahap.. bunda akan bacain banyak buku cerita buat kamu, menemani kamu menghapal huruf, angka, warna-warna, bernyanyi, berpuisi, berkenalan dengan bunga-bunga, pohon, burung, awan, sinar matahari, hujan, embun.. dan semakin kamu menjadi besar, kita juga akan belajar baca, menulis dan berhitung.. bunda yang akan antar kamu ke sekolah dan selalu ada saat bel pulangmu berbunyi, kita kerjakan PRmu bersama, supaya setelahnya kita bisa main-main lagi..:) setiap weekend, kalau ayah di rumah kita jalan-jalan ya.. berenang, ke kebun binatang, timezone, makan donat, apapun yang bisa kita lakukan bertiga..

seharian ini gerakanmu aktiiiiif banget.. bunda jadi membayangkan kalau kamu lagi jumpalitan, gulung-gulung, ngulet sepuasnya, dan itu membuat bunda ngga sabar pingin peluk kamu.. menggenggam jari2 gendutmu, mencium bibir mungilmu, memelukmu.. dek, bunda kangeeeeen..terima kasih ya dek.. terima kasih karena sudah hadir memberi bahagia buat bunda dan ayah, terima kasih karena tidak berhenti tumbuh dengan sangat baik setiap hari, terima kasih karena selalu berusaha jadi anak yang kuat, terima kasih karena meyakinkan bunda dan ayah kalau kami sudah menjagamu dengan baik..sayang.. tetaplah kuat sampai saat perjalananmu dari rahimku menuju dekapanku..O ya, karena sekarang kamu masih sangat dekat dengan Tuhan, tolong bilang sama Tuhan kalau bunda benar-benar berterima kasih pada-Nya karena sudah mengizinknmu menyatu dalam diri bunda, mintakan pada-Nya agar tetap menjagamu sampai bunda bisa memelukmu dan menemanimu tumbuh besar, tolong yah sayang…

(Visited 36 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *